Frankenstein45.Com – 04 Juni 2026 | Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mencatatkan capaian tertinggi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus perumahan pada periode terakhir. Menurut data Kementerian PKP, DIY menyalurkan KUR perumahan senilai sekitar 1,2 triliun rupiah, melampaui provinsi lain baik dari sisi total nilai maupun jumlah penerima manfaat.
Angka tersebut mencerminkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana nilai penyaluran di DIY naik lebih dari 30 persen. Peningkatan ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain kebijakan daerah yang mendukung percepatan pembangunan rumah tidak layak huni, serta kemudahan akses prosedural bagi calon penerima kredit.
Berikut ini rangkuman perbandingan penyaluran KUR perumahan di lima provinsi dengan nilai tertinggi:
| Provinsi | Nilai KUR Perumahan (Triliun Rp) |
|---|---|
| DIY | 1,2 |
| Jawa Barat | 1,0 |
| Jawa Tengah | 0,9 |
| Jawa Timur | 0,85 |
| DKI Jakarta | 0,8 |
Dalam sambutannya, Menteri Sirait menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta institusi keuangan dalam mengoptimalkan program KUR perumahan. Ia juga menambahkan bahwa DIY menjadi contoh keberhasilan implementasi kebijakan yang dapat direplikasi oleh daerah lain.
Selanjutnya, kementerian berencana memperluas cakupan program dengan menambah variasi produk kredit yang lebih fleksibel, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih banyak rumah layak huni dapat terwujud melalui skema KUR perumahan.




