Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Jakarta – Pada peringatan Waisak ke-2570 Buddha Era, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya nilai cinta kasih sebagai landasan utama dalam kehidupan beragama di Indonesia. Acara yang digelar secara meriah ini menampilkan beragam kegiatan kebudayaan, ritual, serta pesan moral yang mengajak umat beragama untuk saling menghormati dan berbagi.
Selain upacara puja, perayaan ini juga menonjolkan tradisi Pindapata, sebuah ritual berbagi makanan yang melambangkan kepedulian terhadap sesama. Pindapata mengajarkan bahwa memberi tidak hanya sekadar materi, melainkan juga berupa perhatian, empati, dan dukungan moral. Nasaruddin Umar menambahkan, “Semangat berbagi yang tercermin dalam Pindapata dapat menjadi contoh konkret penerapan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari.”
Berbagai organisasi keagamaan, komunitas sosial, serta relawan turut berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan, distribusi sembako, dan penyuluhan tentang pentingnya hidup harmonis antarumat beragama. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memperkuat persatuan nasional serta menumbuhkan rasa kebersamaan yang inklusif.
Dengan menekankan nilai-nilai universal tersebut, pemerintah berharap perayaan Waisak kali ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa cinta kasih, tidak hanya pada hari raya, tetapi juga dalam keseharian.




