Meskipun Diganggu Perang Iran, Ini 4 Kemajuan Nyata Visi 2030 Arab Saudi
Meskipun Diganggu Perang Iran, Ini 4 Kemajuan Nyata Visi 2030 Arab Saudi

Meskipun Diganggu Perang Iran, Ini 4 Kemajuan Nyata Visi 2030 Arab Saudi

Frankenstein45.Com – 26 April 2026 | Laporan tahunan yang dirilis oleh pemerintah Arab Saudi pada akhir 2025 menegaskan bahwa program Visi 2030 tetap bergerak maju meski kawasan Timur Tengah masih dilanda ketegangan akibat perang antara Iran dan sekutunya. Menteri Keuangan Riyadh menekankan bahwa kerajaan telah mengamankan momentum transformasi jangka panjang tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi.

Empat bidang utama yang disebutkan sebagai kemajuan nyata meliputi:

  • Diversifikasi ekonomi – Produk domestik bruto (PDB) non‑minyak meningkat lebih dari 6 % pada tahun 2025, didorong oleh sektor manufaktur, logistik, dan layanan keuangan. Pemerintah menargetkan agar kontribusi non‑minyak mencapai 70 % dari total PDB pada 2030.
  • Pengembangan pariwisata – Proyek mega‑kota NEOM, serta kawasan bersejarah Diriyah dan Red Sea, telah menyerap lebih dari 30 % investasi asing baru. Pada tahun 2025, jumlah wisatawan internasional mencapai 12,5 juta orang, naik 45 % dibandingkan 2022.
  • Energi terbarukan – Kapasitas tenaga surya nasional melampaui 30 GW, sementara program hidrogen hijau menandatangani kesepakatan dengan perusahaan Eropa senilai US$ 5 miliar. Ini menempatkan Arab Saudi dalam lima besar produsen energi bersih di dunia.
  • Transformasi sosial‑budaya – Industri hiburan, olahraga, dan seni mengalami pertumbuhan signifikan. Tahun 2025 mencatat lebih dari 200 acara internasional, termasuk konser global dan kejuaraan e‑sport, serta pembukaan lebih dari 50 bioskop baru di seluruh negeri.

Secara keseluruhan, pemerintah menilai bahwa meski risiko geopolitik tetap tinggi, fondasi ekonomi yang lebih beragam dan investasi infrastruktur strategis memberikan ruang bagi Arab Saudi untuk mencapai target Visi 2030 tepat waktu. Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kerja sama regional dan menarik investasi tambahan guna menahan goncangan eksternal.