Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Jose Mourinho dikabarkan akan memimpin Real Madrid pada awal musim depan, dan salah satu target pertamanya telah menjadi buah bibir dunia sepak bola: winger berbakat Michael Olise. Penampilan gemilang Olise bersama Bayern München selama musim 2025/2026 membuat sang “Special One” tak bisa menahan diri untuk mengintai langsung aksi pemain berusia 24 tahun itu.
Di Berlin, pada final DFB Pokal antara Bayern Munich dan VfB Stuttgart pada 24 Mei 2026, Mourinho tampak berada di stadion, menatap setiap gerakan Olise. Keberadaan pelatih asal Portugal itu tidak disangka‑sangka oleh publik, namun menjadi bukti seriusnya minat Real Madrid. Menurut laporan Mirror, Mourinho ingin menambah kreativitas di sisi sayap kiri dengan menggaet Olise, yang selama satu musim penuh mencatat 22 gol dan 30 assist dalam semua kompetisi.
Statistik Olise yang Membuatnya Menjadi Magnet Transfer
- 22 gol di Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.
- 30 assist, menjadi penyumbang utama gol rekan-rekannya.
- Kontribusi langsung dalam meraih gelar Bundesliga, DFB Pokal, serta membantu Bayern mencapai semifinal Liga Champions melawan Paris Saint‑Germain.
Statistik tersebut tidak hanya mengukir sejarah pribadi Olise, tetapi juga memperkuat posisi Bayern sebagai tim paling dominan di Jerman musim ini. Kemenangan 3‑0 atas Stuttgart di final DFB Pokal, dengan assist Olise untuk gol pertama Harry Kane, menegaskan bahwa lini serang Bayern berada dalam kondisi prima.
Namun, ketertarikan Real Madrid tidak diterima begitu saja. Uli Hoeness, presiden kehormatan Bayern, melontarkan pernyataan tegas: “Jose Mourinho boleh memakai lima mata sekaligus, dia tetap tidak akan mendapatkannya.” Hoeness menegaskan bahwa klub tidak akan menjual Olise, mengingat peran vitalnya dalam meraih dua trofi domestik dan ambisi Eropa.
Ketegangan ini turut menarik perhatian klub lain. Liverpool, yang dipimpin oleh mantan kapten Inggris Steven Gerrard, juga mengincar Olise. Gerrard mengungkapkan keinginannya agar Liverpool dapat merekrut pemain berbakat tersebut, meski menyadari kesulitan mengalahkan Bayern yang menolak keras segala spekulasi transfer.
Selain nilai pasar, Olise memiliki keunikan lain yang menjadi sorotan media: ia menolak kontrak sponsor sepatu bernilai jutaan euro. Sumber dekat pemain mengungkap bahwa Olise tidak terikat dengan merek apapun, memilih kebebasan memilih sepatu tiap pertandingan daripada keuntungan finansial. Keputusan ini menempatkan Olise di antara sedikit pemain elite yang menolak tawaran sponsor komersial besar.
Kontrak Olise dengan Bayern tetap mengikat hingga 2029, menjadikan negosiasi transfer menjadi proses panjang. Max Eberl, direktur olahraga Bayern, menegaskan kembali komitmen klub: “Kami tidak memikirkan penjualan pemain ini pada musim panas. Olise tetap di Allianz Arena.” Pernyataan tersebut menambah beban pada upaya Real Madrid yang tengah menyusun skuad baru setelah dominasi Barcelona selama dua musim terakhir.
Di panggung internasional, Olise telah dipanggil ke skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026. Penampilannya di turnamen tersebut diharapkan menjadi ajang pembuktian tambahan bagi si perancis, sekaligus meningkatkan nilai jualnya di pasar transfer.
Secara keseluruhan, drama transfer antara Real Madrid, Bayern Munich, dan Liverpool menyoroti betapa pentingnya peran winger modern dalam taktik tim top Eropa. Jika Mourinho berhasil merekrut Olise, ia akan menambah dimensi kreatif di lini sayap kiri Los Blancos, bersanding dengan pemain seperti Rodri dan Enzo Fernández. Namun, dengan keputusan tegas Bayern dan kontrak panjang Olise, realita pasar transfer tampak lebih kompleks daripada sekadar keinginan pelatih.
Dalam beberapa minggu ke depan, mata dunia sepak bola akan terus memantau perkembangan negosiasi ini. Apakah Mourinho akan menemukan jalan untuk mengamankan Olise, ataukah Bayern akan mempertahankan talenta muda mereka hingga akhir kontrak? Hanya waktu yang akan menjawab, sementara musim 2026/2027 menjanjikan persaingan sengit di setiap kompetisi utama.




