Frankenstein45.Com – 14 Juni 2026 | Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah menjalin kerja sama dengan PT Suryavena Farma Indonesia untuk mendirikan pabrik infus di lahan seluas 14 hektar yang terletak di Jalan Raya Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Pabrik ini direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2027 dan akan memproduksi berbagai jenis cairan infus yang diperlukan oleh rumah sakit serta fasilitas kesehatan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya. Dengan kapasitas produksi yang diharapkan mencapai ratusan ribu set per tahun, proyek ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat kemandirian industri farmasi nasional.
Beberapa poin penting dari proyek ini antara lain:
- Luas lahan: 14 hektar yang disediakan oleh UMM.
- Investor: PT Suryavena Farma Indonesia, perusahaan farmasi yang berfokus pada produk sterilisasi.
- Jadwal: Pembangunan dimulai akhir 2024 dengan target operasional pada 2027.
- Manfaat ekonomi: Diperkirakan menciptakan lebih dari 300 lapangan kerja langsung serta peluang usaha bagi UMKM lokal.
- Kontribusi sosial: Memungkinkan penyediaan infus dengan harga lebih terjangkau untuk rumah sakit pemerintah.
Pihak universitas menegaskan bahwa fasilitas penelitian dan laboratorium yang ada di UMM akan terintegrasi dengan pabrik, sehingga memungkinkan kolaborasi riset antara akademisi dan industri farmasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta membuka peluang magang bagi mahasiswa farmasi dan teknik kimia.
Pengembangan pabrik ini juga sejalan dengan visi Muhammadiyah untuk memperkuat sektor kesehatan melalui inovasi dan kemandirian produksi. Dengan dukungan dana dari pihak swasta serta fasilitas kampus, proyek tersebut menjadi contoh sinergi antara institusi pendidikan, organisasi keagamaan, dan industri.




