Nissan Tarik Kembali 70.000 Mobilnya di China, Ini Masalahnya
Nissan Tarik Kembali 70.000 Mobilnya di China, Ini Masalahnya

Nissan Tarik Kembali 70.000 Mobilnya di China, Ini Masalahnya

Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Nissan Motor Co. mengumumkan penarikan kembali sekitar 70.000 unit mobil di pasar Tiongkok setelah menemukan masalah yang dapat memengaruhi keselamatan dan kinerja kendaraan.

Masalah utama terletak pada sistem kontrol elektronik yang dapat menyebabkan lampu peringatan mesin menyala secara tidak sengaja, serta potensi kegagalan pada sistem pengereman anti-lock (ABS) pada beberapa varian sedan. Pemeriksaan internal menunjukkan bahwa komponen elektronik yang dipasok oleh salah satu vendor mengalami kegagalan pada suhu tinggi, kondisi yang sering ditemui di wilayah timur laut China.

Berikut poin‑poin penting terkait penarikan ini:

  • Jumlah unit yang terkena: sekitar 70.000 unit, mencakup model Altima, Sentra, dan Teana produksi tahun 2020‑2022.
  • Wilayah terdampak: provinsi‑provinsi dengan suhu ekstrim seperti Heilongjiang, Jilin, dan Liaoning.
  • Langkah Nissan: menyediakan layanan perbaikan gratis, termasuk penggantian modul elektronik dan kalibrasi ulang sistem ABS.
  • Jadwal penyelesaian: diperkirakan selesai dalam tiga bulan ke depan, tergantung pada ketersediaan suku cadang.

Penarikan ini terjadi pada saat Nissan berupaya memperkuat posisi sedan di pasar Tiongkok, yang masih menjadi segmen utama meskipun terjadi pergeseran ke kendaraan listrik. Di Amerika Serikat, Nissan menghadapi tantangan penurunan penjualan sedan, namun di Tiongkok permintaan terhadap model berukuran menengah tetap tinggi.

Reaksi konsumen beragam; sebagian mengapresiasi respons cepat perusahaan, sementara yang lain menilai insiden ini dapat menurunkan kepercayaan pada merek. Analis pasar menilai bahwa penarikan massal dapat menambah beban biaya produksi, namun juga menjadi kesempatan bagi Nissan untuk memperbaiki kualitas dan menyesuaikan produk dengan regulasi lokal yang semakin ketat.

Ke depan, Nissan berencana meningkatkan kerja sama dengan pemasok lokal, memperketat prosedur inspeksi kualitas, serta memperluas jaringan layanan purna jual di China. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan konsumen dan menjaga pangsa pasar sedan yang masih strategis bagi perusahaan.