OKI ingatkan bahaya rencana Israel ubah status Kota Hebron
OKI ingatkan bahaya rencana Israel ubah status Kota Hebron

OKI ingatkan bahaya rencana Israel ubah status Kota Hebron

Frankenstein45.Com – 20 Juni 2026 | Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Jumat (20/6/2026) mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kekhawatiran atas rencana otoritas pendudukan Israel untuk mengubah status administratif Kota Hebron, salah satu kota suci bagi umat Islam dan Yahudi di Tepi Barat.

  • Pengabaian hak-hak warga Palestina: OKI menilai bahwa langkah ini dapat memperkuat kebijakan pemukiman Israel dan mengabaikan hak-hak penduduk asli Hebron yang mayoritas Muslim.
  • Potensi meningkatnya ketegangan: Perubahan status dapat memicu protes massal, bentrokan antara penduduk Palestina dan pasukan keamanan Israel, serta meningkatkan risiko konflik berskala lebih luas.
  • Implikasi bagi tempat-tempat suci: Hebron menyimpan situs bersejarah seperti Makam Patriark Abraham. OKI mengingatkan bahwa status baru dapat mengancam perlindungan terhadap situs-situs keagamaan tersebut.
  • Pengaruh terhadap proses perdamaian: Kebijakan unilateral semacam ini dipandang dapat merusak upaya diplomatik yang sedang berlangsung antara pihak-pihak yang terlibat dalam negosiasi Israel-Palestina.

OKI juga menyerukan kepada komunitas internasional, khususnya negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, untuk mengawasi pelaksanaan rencana tersebut dan menuntut Israel agar menghormati hukum internasional, termasuk Resolusi Dewan Keamanan PBB yang menolak aneksasi wilayah pendudukan.

Sebagai langkah lanjutan, OKI mengusulkan pembentukan komisi khusus yang melibatkan perwakilan masyarakat Hebron, lembaga hak asasi manusia, serta mediator internasional untuk menilai dampak perubahan status secara transparan dan objektif.

Rencana perubahan status Kota Hebron masih berada pada tahap awal, namun pernyataan OKI menandai peningkatan perhatian regional terhadap dinamika politik di wilayah Tepi Barat.