Pakar ingatkan revitalisasi Gedung Sate‑Gasibu jangan hanya sesaat
Pakar ingatkan revitalisasi Gedung Sate‑Gasibu jangan hanya sesaat

Pakar ingatkan revitalisasi Gedung Sate‑Gasibu jangan hanya sesaat

Frankenstein45.Com – 18 April 2026 | Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Harun Al Rasyid Lubis, mengingatkan pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam upaya revitalisasi Gedung Sate‑Gasibu. Menurutnya, proyek perbaikan yang hanya bersifat sementara dapat menimbulkan kerusakan lebih lanjut dan mengancam nilai historis bangunan ikonik tersebut.

Lubis menekankan bahwa strategi revitalisasi harus mencakup perencanaan jangka panjang, termasuk pemeliharaan rutin, alokasi anggaran yang stabil, serta pelibatan ahli konservasi dan masyarakat setempat. Ia menyoroti bahwa sebagian besar proyek sebelumnya terhenti karena kurangnya koordinasi dan dana yang tidak berkelanjutan.

  • Penetapan standar perawatan berkala untuk elemen struktural dan arsitektural.
  • Pembentukan tim gabungan antara pemerintah provinsi, institusi akademik, dan organisasi pelestarian.
  • Penyusunan anggaran jangka panjang yang mengantisipasi biaya pemeliharaan pasca‑renovasi.

Selain itu, pakar tersebut mengusulkan agar proses revitalisasi dijalankan secara transparan, dengan melibatkan publik melalui forum konsultasi. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus memastikan keputusan yang diambil selaras dengan kebutuhan historis dan fungsional gedung.

Dengan mengadopsi pendekatan yang holistik, diharapkan Gedung Sate‑Gasibu tidak hanya kembali menjadi simbol kebanggaan Jawa Barat, melainkan juga menjadi contoh praktik pelestarian yang dapat ditiru di daerah lain.