Pakar: Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Perlu Diperkuat Seiring Perubahan Iklim
Pakar: Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Perlu Diperkuat Seiring Perubahan Iklim

Pakar: Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Perlu Diperkuat Seiring Perubahan Iklim

Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Perubahan iklim yang semakin nyata menimbulkan tantangan baru bagi jaringan listrik Indonesia. Para pakar energi menekankan bahwa ketahanan sistem kelistrikan nasional harus ditingkatkan untuk menghadapi variabilitas cuaca yang semakin intensif.

Dampak Perubahan Iklim terhadap Sistem Kelistrikan

  • Kerusakan jaringan distribusi: Banjir dan tanah longsor dapat merusak tiang listrik serta kabel bawah tanah.
  • Fluktuasi permintaan: Gelombang panas meningkatkan penggunaan pendingin ruangan, sementara musim hujan dapat mengurangi konsumsi.
  • Penurunan efisiensi pembangkit: Pembangkit termal dan pembangkit air mengalami penurunan output saat suhu air meningkat.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pakar menyarankan serangkaian langkah strategis:

  1. Modernisasi infrastruktur dengan material tahan cuaca ekstrem.
  2. Pengembangan pembangkit energi terbarukan yang tersebar secara geografis, seperti tenaga surya dan angin, untuk mengurangi ketergantungan pada satu sumber.
  3. Implementasi sistem manajemen beban berbasis teknologi digital (smart grid) yang dapat menyesuaikan pasokan secara real‑time.
  4. Peningkatan kapasitas penyimpanan energi, termasuk baterai skala besar, untuk menyeimbangkan fluktuasi produksi.
  5. Penguatan regulasi dan kebijakan yang mendorong investasi pada infrastruktur resilien serta koordinasi antar lembaga pemerintah dan sektor swasta.

Dengan mengintegrasikan langkah‑langkah tersebut, Indonesia diharapkan dapat menjaga kestabilan pasokan listrik meski menghadapi kondisi iklim yang semakin tidak menentu, sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi dan ketahanan energi nasional.