Frankenstein45.Com – 02 Mei 2026 | Pakar hubungan internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, menekankan peran penting Indonesia dalam menggerakkan agenda kerja sama antara Asia dan Eropa. Ia berpendapat bahwa nilai‑nilai dasar Republik Indonesia, seperti gotong‑royong, kedaulatan, dan keberagaman, dapat menjadi modal strategis dalam memperkuat dialog lintas benua.
Beberapa langkah konkret yang disarankan antara lain:
- Mengintegrasikan kebijakan perdagangan dengan standar regulasi Eropa guna mempermudah akses pasar bagi produk Indonesia.
- Memperkuat kolaborasi penelitian dan inovasi melalui program pertukaran ilmuwan dan mahasiswa antara universitas di Asia dan Eropa.
- Mengembangkan platform digital bersama untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam proyek infrastruktur lintas batas.
- Menjalin dialog keamanan regional yang melibatkan lembaga pertahanan dan kepolisian guna mengatasi tantangan bersama seperti terorisme dan kejahatan siber.
Rezasyah juga menekankan perlunya koordinasi yang lebih erat antara kementerian terkait, lembaga think‑tank, serta sektor swasta. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang responsif terhadap dinamika global serta menumbuhkan kepercayaan antara mitra Asia dan Eropa.
Jika Indonesia berhasil memposisikan diri sebagai penggerak utama, manfaat yang dapat dirasakan meliputi peningkatan investasi asing, transfer teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pada gilirannya, hal ini akan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.




