Frankenstein45.Com – 02 Mei 2026 | PT Kereta Api Indonesia (Persero) melaporkan bahwa pada Jumat, 1 Mei 2026, operasional kereta api jarak jauh menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifikan setelah serangkaian gangguan yang melanda sektor transportasi nasional selama beberapa bulan terakhir.
- Rute utama: 95% ketepatan waktu
- Rute menengah: 89% ketepatan waktu
- Rute terpencil: 84% ketepatan waktu
Beberapa faktor yang berkontribusi pada perbaikan tersebut antara lain:
- Peningkatan jadwal pemeliharaan rutin pada trek dan sinyal.
- Penambahan tenaga kerja teknis di wilayah kritis.
- Implementasi sistem monitoring real‑time berbasis IoT untuk mendeteksi gangguan lebih cepat.
KAI juga menegaskan komitmen untuk menambah frekuensi kereta pada rute yang masih mengalami keterlambatan, serta mempercepat proses renovasi stasiun dan fasilitas penumpang.
Meski demikian, tantangan masih tetap ada, terutama pada jalur yang melintasi daerah rawan longsor dan wilayah dengan infrastruktur yang masih belum optimal. Pihak manajemen menekankan pentingnya koordinasi dengan lembaga terkait untuk memperkuat mitigasi risiko.
Ke depannya, KAI menargetkan peningkatan ketepatan waktu hingga 95 persen pada akhir tahun 2026, sekaligus menambah kapasitas penumpang sebesar 10 persen melalui penambahan gerbong dan peningkatan layanan kelas ekonomi.




