Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | PSM Makassar kini berada di ambang jurang degradasi setelah mencatatkan rekor buruk 12 laga tanpa kemenangan. Tekanan menumpuk pada skuad merah-putih menjelang laga krusial melawan Arema FC, yang dijadwalkan pekan ini. Pertandingan ini bukan sekadar pertemuan biasa; hasilnya akan menentukan apakah PSM tetap bertahan di Liga Super atau terpaksa meluncur ke kasta lebih rendah.
Arema FC, Penentu Nasib PSM Makassar
Arema FC memasuki pertemuan ini dengan ambisi mengamankan tiga poin, sekaligus menambah beban bagi PSM yang sedang berjuang menghindari zona terdegradasi. Bagi Arema, kemenangan berarti memperkuat posisi di papan tengah, sedangkan bagi PSM, hanya kemenangan yang dapat menghalau ancaman turun.
Penjaga gawang PSM, Juku Eja, menargetkan clean sheet di laga ini. Ia menyatakan kesiapan mental dan fisik untuk menjadi benteng terakhir tim. “Kami harus menutup rapat di belakang, terutama melawan serangan Arema yang agresif,” kata Eja dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Strategi Ahmad Amiruddin: Kunci Tiket Super League
Pelatih senior PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa tim tidak akan mengandalkan hasil tim lain untuk memastikan posisi aman. “Kami fokus pada diri sendiri, memperbaiki kekurangan, dan memastikan kami mengumpulkan poin sebanyak mungkin,” ujarnya. Amiruddin menambahkan bahwa taktik yang akan diterapkan menekankan pertahanan solid dan serangan balik cepat, memanfaatkan kecepatan sayap kanan.
Transfer dan Rumor: Mufli Hidayat dan Kepastian Masa Depan
Salah satu sorotan utama menjelang laga ini adalah masa depan bek kanan muda PSM, Muhammad Mufli Hidayat. Kontraknya akan habis pada 31 Mei 2026, menimbulkan spekulasi mengenai kepindahannya. Persebaya Surabaya dilaporkan mengincar Mufli sebagai tambahan untuk memperkuat lini belakang mereka menjelang akhir musim. Dengan 56 penampilan, 2 gol, dan 3 assist selama dua musim terakhir, Mufli telah menjadi pemain kunci di sisi kanan pertahanan PSM.
Selain itu, muncul pula indikasi bahwa dua pemain PSM akan dipertimbangkan oleh Persija Jakarta. Rumor ini memicu kegembiraan di antara Jakmania, yang menantikan kemungkinan aliansi strategis antara klub-klub besar Indonesia.
Reaksi Suporter dan Dampak Psikologis
Suporter PSM, yang dikenal dengan sebutan Bonek, mengekspresikan kecemasan namun tetap optimis. Di media sosial, mereka menyemangati tim dengan slogan “Bersatu untuk Selamat”. Di sisi lain, fans Arema, yang disebut Aremania, menantikan pertandingan ini sebagai peluang untuk mengukuhkan diri di papan tengah.
Data Kunci PSM Makassar
- Rekor terakhir: 12 laga tanpa kemenangan.
- Poin terkumpul: 13 poin dari 20 pertandingan.
- Gol kebobolan: 28 gol.
- Top scorer: Yuran Fernandes (4 gol).
- Pemain muda potensial: Muhammad Mufli Hidayat (bek kanan, 20 tahun).
Jika PSM berhasil mengamankan kemenangan melawan Arema, peluang mereka untuk keluar dari zona bahaya akan meningkat signifikan. Namun, kegagalan akan memperparah situasi, menambah tekanan pada manajemen untuk melakukan perubahan drastis, termasuk kemungkinan penyesuaian skuad di bursa transfer.
Secara keseluruhan, laga ini tidak hanya menjadi penentu nasib PSM Makassar di Liga Super, tetapi juga menjadi panggung bagi para pemain muda seperti Mufli Hidayat untuk menunjukkan nilai jual mereka di pasar transfer. Dengan tekanan yang menumpuk, keputusan taktis pelatih, performa Juku Eja, serta dukungan suporter akan menjadi faktor utama yang menentukan hasil akhir.
Bagaimanapun, pertarungan di lapangan akan menjadi saksi nyata dari perjuangan PSM Makassar untuk tetap eksis di level tertinggi sepak bola Indonesia.




