Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik

Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik

Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai kericuhan yang terjadi dalam dialog “Kopdar Bareng Mas Dar” di Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan cerminan akumulasi kemarahan publik yang dipicu oleh menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Berikut poin-poin utama yang diungkapkan Chaniago dalam penilaiannya:

  • Kericuhan di UGM dipicu oleh persepsi bahwa pemerintah tidak mendengarkan aspirasi mahasiswa dan masyarakat luas.
  • Akumulasi ketidakpercayaan muncul dari kurangnya transparansi dalam proses pembuatan kebijakan.
  • Kemarahan publik semakin memuncak karena kebijakan yang dianggap merugikan kelompok rentan.
  • Dialog publik seperti Kopdar Bareng Mas Dar menjadi arena penting untuk menyalurkan frustrasi, namun sering kali berujung pada konfrontasi.

Chaniago menambahkan bahwa pemerintah perlu melakukan langkah konkret untuk memulihkan kepercayaan, antara lain dengan meningkatkan partisipasi publik dalam perumusan kebijakan, memperjelas mekanisme akuntabilitas, serta membuka kanal komunikasi yang lebih efektif antara pejabat dan warga.

Jika tidak ditangani secara serius, akumulasi ketidakpercayaan dapat berujung pada eskalasi protes yang lebih luas, mengancam stabilitas sosial dan politik di Indonesia.