Panglima TNI Pimpin Pemakaman Jenazah Mayor Zulmi, Sebut Prajurit Terbaik dari Kopassus
Panglima TNI Pimpin Pemakaman Jenazah Mayor Zulmi, Sebut Prajurit Terbaik dari Kopassus

Panglima TNI Pimpin Pemakaman Jenazah Mayor Zulmi, Sebut Prajurit Terbaik dari Kopassus

Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Dalam upacara pemakaman yang digelar di Bandung, Panglima TNI TNI (Panglima) memimpin prosesi penghormatan kepada jenazah Mayor Zulmi, seorang anggota Kopassus yang gugur dalam pelaksanaan misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi militer, perwakilan pemerintah, serta keluarga almarhum.

Mayor Zulmi, yang bertugas sebagai komandan satuan khusus dalam operasi penjagaan perdamaian, tewas akibat insiden yang terjadi pada saat penugasan. Kepergiannya menjadi duka mendalam bagi TNI dan seluruh elemen bangsa, mengingat peran pentingnya dalam menjaga stabilitas regional.

Panglima TNI menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada almarhum, menyebutnya sebagai “prajurit terbaik dari Kopassus”. Ia menekankan dedikasi, keberanian, dan profesionalisme yang selalu menjadi ciri khas prajurit Kopassus, serta menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung misi perdamaian internasional.

Beberapa poin penting yang diungkapkan dalam pidato Panglima antara lain:

  • Penghargaan khusus atas pengorbanan Mayor Zulmi dalam melaksanakan tugas PBB.
  • Penegasan kembali pentingnya kesiapan pasukan khusus dalam operasi lintas negara.
  • Ajakan kepada seluruh elemen TNI untuk meneladani semangat pengabdian almarhum.

Upacara pemakaman dilengkapi dengan ritual militer standar, termasuk pengibaran bendera setengah tiang, penghormatan terakhir dengan peluru tembakan, dan prosesi pemakaman yang diiringi musik militer. Keluarga almarhum menerima penghargaan simbolis dari Panglima sebagai bentuk rasa hormat dan dukungan moral.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi prajurit Indonesia dalam menjalankan misi internasional. Pemerintah menegaskan akan terus meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan bagi anggota TNI yang ditempatkan di zona konflik.