Pasutri yang Bawa Bayi Nina di RSHS Bandung Sempat Ada Percakapan ‘Sudah Transfer’
Pasutri yang Bawa Bayi Nina di RSHS Bandung Sempat Ada Percakapan ‘Sudah Transfer’

Pasutri yang Bawa Bayi Nina di RSHS Bandung Sempat Ada Percakapan ‘Sudah Transfer’

Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Seorang ibu bernama Nina hampir kehilangan bayinya saat dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Insiden tersebut menarik perhatian publik setelah terungkap adanya percakapan antara Nina dan suaminya yang menyebutkan “sudah transfer” sejumlah uang kepada pihak rumah sakit.

Setelah percakapan tersebut, tim medis melanjutkan tindakan penyelamatan dan akhirnya bayi Nina berhasil diselamatkan. Namun, keluarga Nina menyatakan rasa khawatir karena harus menyiapkan dana tambahan di tengah situasi darurat.

Kasus ini memicu perdebatan publik mengenai kebijakan pembayaran di rumah sakit publik, terutama dalam kasus kegawatdaruratan yang menuntut respon cepat. Beberapa pihak menilai bahwa permintaan transfer uang sebelum penanganan medis selesai dapat menambah beban psikologis bagi keluarga pasien.

Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin belum memberikan pernyataan resmi terkait percakapan tersebut. Sementara itu, organisasi konsumen dan Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) menyiapkan langkah-langkah advokasi untuk meninjau prosedur pembayaran di fasilitas kesehatan publik.

Kasus Nina menjadi contoh nyata betapa pentingnya transparansi dan keadilan dalam sistem pembayaran layanan kesehatan, terutama ketika nyawa dan kesejahteraan pasien berada di atas segala pertimbangan.