Frankenstein45.Com – 18 Juni 2026 | Microsoft merilis Indeks Tren Kerja 2026 pada 16 Juni, mengungkapkan bahwa pekerja di Singapura menempati posisi teratas dunia dalam hal intensitas penggunaan kecerdasan buatan (AI) di tempat kerja.
Indeks tersebut menilai tingkat adopsi AI berdasarkan sejumlah metrik, termasuk frekuensi penggunaan aplikasi berbasis AI, partisipasi dalam pelatihan AI, serta kontribusi proyek AI dalam organisasi.
| Peringkat | Negara | Skor AI |
|---|---|---|
| 1 | Singapura | 92,4 |
| 2 | Amerika Serikat | 88,7 |
| 3 | Jerman | 85,3 |
Skor tertinggi 92,4 menunjukkan bahwa mayoritas tenaga kerja di Singapura secara rutin mengintegrasikan alat AI seperti asisten virtual, platform analitik data otomatis, dan generator konten berbasis AI dalam tugas harian mereka.
Faktor pendorong utama mencakup kebijakan pemerintah yang mendukung transformasi digital, investasi perusahaan dalam infrastruktur AI, serta tingginya tingkat literasi digital di antara pekerja.
Microsoft memperkirakan bahwa tren ini akan terus meningkat, dengan prediksi bahwa pada 2030 lebih dari 70% pekerjaan global akan terhubung dengan solusi AI. Bagi perusahaan di Singapura, hal ini berarti peluang besar untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing internasional.




