Frankenstein45.Com – 27 April 2026 | Pelatih Pelita Jaya Jakarta, David Singleton, menyatakan bahwa timnya berhasil melaksanakan rencana permainan dengan sangat baik saat bertemu RANS dalam laga yang berlangsung sengit. Menurutnya, penerapan taktik yang terstruktur dan disiplin menjadi faktor utama yang memungkinkan Pelita Jaya mengendalikan alur pertandingan.
Singleton menekankan beberapa aspek kunci yang menjadi fokus tim sebelum dan selama pertandingan:
- Penempatan pemain: Formasi 3-4-3 dipilih untuk memperkuat lini tengah dan memberikan dukungan cepat ke depan.
- Pressing tinggi: Tim diberi instruksi melakukan tekanan intensif pada pemain RANS sejak fase pertahanan, memaksa mereka melakukan kesalahan.
- Rotasi posisi: Pemain sayap diarahkan untuk bergantian menyerang dan bertahan, menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
- Transisi cepat: Setelah merebut bola, pemain harus segera melancarkan serangan balik untuk memanfaatkan ruang kosong di belakang lawan.
Selama pertandingan, Pelita Jaya berhasil mengeksekusi strategi tersebut dengan konsisten. Tekanan tinggi memaksa RANS melakukan beberapa kehilangan bola di daerah pertahanan mereka, yang kemudian dimanfaatkan oleh Pelita Jaya melalui serangan balik cepat. Gol pertama tercipta dari serangan balik tersebut, di mana sayap kanan memotong ruang dan mengirimkan umpan silang yang tepat ke dalam kotak penalti.
Singleton menambahkan, “Kami tidak hanya menyiapkan taktik di atas kertas, tetapi juga melatih pemain untuk memahami peran masing‑masing dalam situasi dinamis. Hasilnya terlihat jelas pada lapangan, dimana setiap pemain mampu menyesuaikan diri dan mengeksekusi perintah dengan tepat.”
Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya meningkatkan posisinya di klasemen dan menegaskan bahwa strategi yang matang dapat mengatasi tim dengan kualitas pemain yang sama atau bahkan lebih unggul. Singleton menutup dengan menegaskan bahwa tim akan terus memperbaiki detail permainan, terutama dalam hal penguasaan bola dan penyelesaian akhir, untuk menghadapi tantangan selanjutnya.




