Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | Balai pelatihan yang berada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia kini mendapat arahan untuk memperluas jangkauan program vokasi, guna memastikan lebih banyak pekerja mendapatkan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri.
Tujuan utama kebijakan
Strategi ini bertujuan menutup kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan tuntutan pasar kerja, terutama di sektor manufaktur, teknologi, dan layanan.
Langkah konkret yang diambil
- Peningkatan jumlah balai pelatihan dari 100 menjadi lebih dari 150 unit dalam tiga tahun ke depan.
- Pengembangan kurikulum berbasis standar industri yang melibatkan asosiasi bisnis dan perusahaan besar.
- Penerapan sistem pelatihan blended learning yang menggabungkan pembelajaran daring dan praktik di lapangan.
- Pemberian sertifikasi yang diakui secara nasional dan internasional.
- Fasilitas beasiswa bagi pencari kerja yang berpotensi namun kurang mampu secara finansial.
Target penerima manfaat
Program ini menargetkan sekitar 500.000 peserta per tahun, meliputi pencari kerja, pekerja yang ingin reskilling, serta perusahaan yang membutuhkan tenaga terampil.
Harapan jangka panjang
Dengan memperluas akses pelatihan vokasi, Menaker berharap dapat menurunkan angka pengangguran struktural, meningkatkan produktivitas industri, serta memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.




