Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Warga Jakarta kembali merasakan ketidaknyamanan akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa hari terakhir. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, pelaku usaha, serta investor yang menilai kestabilan pasokan listrik sebagai faktor penting dalam keputusan bisnis.
Upaya Dasco dan PLN Mengatasi Krisis
Direktur Utama PT Distribusi Listrik Jakarta (Dasco), Budi Santoso, menyatakan bahwa penyebab utama pemadaman bergilir adalah gangguan pada jaringan distribusi yang telah diidentifikasi bersama PT PLN (Persero). Kedua perusahaan mengimplementasikan perbaikan darurat, termasuk penambahan trafo cadangan, peningkatan pemeliharaan kabel utama, dan penyesuaian beban pada titik kritis.
Dampak Terhadap Investor dan Tenaga Kerja
Ketidakstabilan listrik dapat menurunkan produktivitas perusahaan, meningkatkan biaya operasional, dan mengurangi minat investasi. Dengan memastikan pasokan listrik yang konsisten, Dasco berharap dapat memperkuat citra Jakarta sebagai pusat bisnis yang handal.
Selain itu, perusahaan berjanji akan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja melalui program pelatihan teknis dan insentif bagi karyawan yang terlibat dalam penanganan krisis listrik.
Langkah Preventif Kedepan
- Monitoring real‑time jaringan distribusi menggunakan sistem SCADA.
- Penambahan kapasitas trafo di wilayah dengan beban tinggi.
- Kerjasama rutin dengan PLN untuk audit jaringan setiap kuartal.
- Penyuluhan kepada konsumen tentang penggunaan listrik yang efisien.
Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan Jakarta dapat kembali menikmati layanan listrik yang andal.




