Frankenstein45.Com – 21 Mei 2026 | Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, menyelenggarakan pasar murah di Taman Jajok, Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara pada hari Rabu. Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok menjelang hari raya dengan harga terjangkau.
Pasar murah ini dikoordinasikan oleh Dinas Sosial dan Dinas Perdagangan Kabupaten Malinau, bekerja sama dengan sejumlah pedagang lokal, koperasi, dan pelaku usaha kecil. Seluruh pedagang diberikan subsidi harga barang-barang utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging kambing. Selain itu, tersedia pula fasilitas pembayaran secara non-tunai untuk meminimalisir antrian dan meningkatkan keamanan transaksi.
Berikut beberapa fasilitas yang disediakan pada pasar murah tersebut:
- Harga beras premium 10 kg dibanderol Rp 13.000,- (sebelumnya Rp 18.000,-).
- Minyak goreng 2 L dijual Rp 20.000,- (sebelumnya Rp 28.000,-).
- Gula pasir 5 kg dengan harga Rp 45.000,- (sebelumnya Rp 70.000,-).
- Daging kambing segar 1 kg Rp 85.000,- (sebelumnya Rp 120.000,-).
- Berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya seperti sabun, deterjen, dan mie instan dengan potongan harga 20‑30%.
Ketua Panitia Pasar Murah, Bupati Malinau, Bapak Agus Mahdi, menyatakan bahwa program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, khususnya keluarga berpenghasilan rendah, serta mendorong peredaran barang lokal. “Kami ingin memastikan setiap keluarga dapat merayakan Idul Adha tanpa khawatir akan ketersediaan bahan makanan yang mahal,” ujarnya.
Selain penjualan barang, pasar murah ini juga dilengkapi dengan pos kesehatan yang memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan penyuluhan gizi secara gratis. Anak-anak dapat mengikuti lomba menggambar bertema Idul Adha, sementara para petugas keamanan memastikan ketertiban dan protokol kesehatan tetap dijaga.
Respons masyarakat sangat positif. Banyak warga yang datang lebih awal untuk memanfaatkan harga spesial, terutama para pedagang tradisional yang mengandalkan barang dengan margin kecil. Diperkirakan lebih dari 2.000 orang telah berbelanja selama dua hari pertama pasar murah berlangsung.
Dengan keberhasilan pasar murah ini, Pemerintah Kabupaten Malinau berencana menjadikannya agenda tahunan menjelang Idul Adha serta memperluasnya ke daerah lain di Kalimantan Utara.




