Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengonfirmasi bahwa puluhan penyintas bencana alam yang terjadi di Kecamatan Pante Ceureumen telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang disiapkan oleh pemerintah daerah. Bencana tersebut berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa desa pada akhir April 2024, mengakibatkan kerusakan infrastruktur, rumah tinggal, serta menimbulkan korban luka.
Berikut rangkuman bantuan yang telah diberikan kepada penyintas:
- Tempat tinggal sementara (huntara) sebanyak 12 unit.
- Paket sembako harian selama 30 hari.
- Obat-obatan dasar dan layanan kesehatan mobil.
- Bantuan tunai sebesar Rp 2.000.000 per keluarga.
- Pendidikan darurat untuk anak-anak di ruang kelas temporer.
Tim relawan lokal dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memantau kondisi para penyintas. Pemerintah kabupaten juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin serta menyebarkan informasi mengenai pencegahan penyakit menular yang sering muncul setelah bencana.
Ke depan, pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan pembangunan kembali rumah permanen bagi para penyintas dalam jangka waktu satu tahun. Proses ini akan melibatkan program subsidi material, bantuan teknis, serta partisipasi masyarakat setempat melalui program gotong‑royong.
Dengan upaya bersama antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan warga, diharapkan pemulihan di Kecamatan Pante Ceureumen dapat kembali normal dan meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana di masa yang akan datang.




