Frankenstein45.Com – 14 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menggelar deklarasi damai pada Rabu, 12 April 2026, sebagai persiapan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Acara dilaksanakan secara serentak di 80 desa di seluruh kabupaten.
Rangkaian acara dibuka oleh Bupati Sidoarjo, H. Muhammad Nur, yang menekankan pentingnya menjaga keamanan dan menghindari perselisihan antar calon. Dalam sambutannya, Bupati menyatakan, “Kita harus memastikan proses demokrasi berlangsung lancar, bebas dari intimidasi, dan mencerminkan kehendak masyarakat.”
Beberapa tokoh penting yang hadir antara lain Sekretaris Daerah, perwakilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Kapolres Sidoarjo, serta tokoh adat dan tokoh agama dari masing‑masing desa.
Acara di tiap desa meliputi penyampaian komitmen damai, penandatanganan nota kesepahaman, serta sosialisasi tata cara pemungutan suara. Berikut contoh data partisipasi di lima desa terpilih:
| Desa | Kepala Desa | Jumlah Pengamat |
|---|---|---|
| Desa A | H. Budi Santoso | 3 |
| Desa B | Ny. Siti Nurhaliza | 4 |
| Desa C | H. Agus Pratama | 3 |
| Desa D | Ny. Ida Farida | 5 |
| Desa E | H. Joko Widodo | 2 |
Selain itu, panitia menyampaikan langkah‑langkah konkret untuk menjamin kelancaran Pilkades, antara lain:
- Penempatan pos keamanan di titik strategis desa.
- Pemantauan aktifitas kampanye oleh tim Bawaslu.
- Penggunaan aplikasi pemantauan suara berbasis web.
- Penyuluhan hak dan kewajiban pemilih bagi warga usia 17‑70 tahun.
Harapan bersama adalah Pilkades Serentak 2026 dapat berlangsung damai, bebas konflik, serta menghasilkan kepemimpinan desa yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmen untuk terus mengawasi proses pemilihan hingga hasil final diumumkan.




