Pemkot Kediri Luncurkan Inovasi Kelar dan Kado Nikah untuk Perkuat Layanan Adminduk
Pemkot Kediri Luncurkan Inovasi Kelar dan Kado Nikah untuk Perkuat Layanan Adminduk

Pemkot Kediri Luncurkan Inovasi Kelar dan Kado Nikah untuk Perkuat Layanan Adminduk

Frankenstein45.Com – 25 Juni 2026 | Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, kembali menegaskan komitmen meningkatkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) dengan meluncurkan dua inovasi digital terbaru: “Kelar” dan “Kado Nikah”. Inovasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan, meningkatkan akurasi data, serta memberikan kemudahan bagi warga.

“Kelar” merupakan platform berbasis web dan aplikasi seluler yang memungkinkan warga melakukan permohonan surat keterangan, akta kelahiran, kartu keluarga, dan dokumen kependudukan lainnya secara online. Melalui “Kelar”, proses verifikasi data dapat dilakukan secara otomatis, sehingga waktu tunggu turun dari beberapa hari menjadi hanya beberapa menit.

“Kado Nikah” dirancang khusus untuk pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. Sistem ini menyediakan paket layanan digital yang mencakup pembuatan surat nikah, pengecekan status dokumen, dan pengiriman dokumen resmi secara elektronik ke kantor catatan sipil. Selain itu, “Kado Nikah” menawarkan opsi pengingat otomatis bagi pasangan mengenai jadwal persyaratan dan pembayaran.

  • Pengurangan waktu pelayanan hingga 70%.
  • Peningkatan akurasi data penduduk sebesar 95%.
  • Pengurangan biaya operasional kantor adminduk.
  • Pengalaman layanan yang lebih ramah pengguna.

Implementasi kedua inovasi tersebut dilakukan secara bertahap. Tahap pertama mencakup pelatihan petugas adminduk, migrasi data ke sistem terintegrasi, dan sosialisasi kepada masyarakat melalui media lokal dan kanal digital resmi Pemerintah Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, dalam sambutannya, menekankan bahwa inovasi ini bukan sekadar memodernisasi layanan, melainkan juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan. “Kami ingin setiap warga merasa bahwa proses administratif tidak lagi menjadi beban, melainkan layanan yang cepat, transparan, dan dapat diakses kapan saja,” ujar sang wali kota.

Ke depannya, Pemerintah Kota Kediri berencana menambah fitur tambahan pada “Kelar” seperti integrasi dengan layanan kesehatan dan pendidikan, serta memperluas “Kado Nikah” untuk mencakup layanan pasca‑pernikahan seperti akta kelahiran anak. Dengan langkah ini, Kediri berharap menjadi model kota pintar yang mengedepankan layanan publik berbasis teknologi.