Pemkot Medan Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi Atas Renovasi 500 Rumah Tidak Layak Huni
Pemkot Medan Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi Atas Renovasi 500 Rumah Tidak Layak Huni

Pemkot Medan Apresiasi Yayasan Buddha Tzu Chi Atas Renovasi 500 Rumah Tidak Layak Huni

Frankenstein45.Com – 06 Mei 2026 | Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas keberhasilan program renovasi 500 rumah tidak layak huni yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah kota. Program ini merupakan bagian dari upaya bersama antara pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan untuk meningkatkan kualitas hunian bagi keluarga kurang mampu.

Yayasan Buddha Tzu Chi, yang dikenal dengan kegiatan sosial kemanusiaan di lebih dari 30 negara, telah aktif di Indonesia sejak awal 2000-an. Fokus utama organisasi ini adalah membantu masyarakat terdampak bencana dan memperbaiki kondisi rumah yang tidak aman. Di Medan, Tzu Chi bekerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman serta Dinas Sosial untuk mengidentifikasi rumah yang paling membutuhkan perbaikan.

Berikut adalah rangkaian kegiatan utama dalam program renovasi tersebut:

  • Identifikasi 500 rumah yang dinyatakan tidak layak huni berdasarkan kriteria struktural, sanitasi, dan keamanan.
  • Penyediaan dana dan material konstruksi oleh Yayasan Tzu Chi, didukung pula oleh kontribusi dana kota Medan.
  • Pelaksanaan perbaikan meliputi perkuatan struktur bangunan, penggantian atap, perbaikan instalasi listrik dan pipa air, serta penataan ruang hidup.
  • Pelatihan sederhana bagi penghuni tentang perawatan rumah agar perbaikan dapat dipertahankan jangka panjang.

Program ini berhasil menjangkau 500 keluarga yang tersebar di lima kecamatan, yaitu Medan Barat, Medan Deli, Medan Maimun, Medan Selayang, dan Medan Tuntungan. Total biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp 45 miliar, dengan mayoritas dana berasal dari sumbangan donatur internasional dan lokal.

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menyampaikan rasa terima kasihnya dalam sebuah pertemuan resmi: “Kerja sama ini menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi non‑profit dalam menyelesaikan permasalahan perumahan. Setiap rumah yang kami selamatkan berarti satu keluarga dapat hidup lebih aman dan nyaman.”

Sementara itu, perwakilan Tzu Chi, Rev. Master Cheng, menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperluas jangkauan bantuan: “Kami berterima kasih atas dukungan Pemkot Medan yang memungkinkan kami mengoptimalkan sumber daya. Ke depan, kami berharap dapat memperluas program ke 1.000 rumah dalam tiga tahun ke depan.”

Manfaat yang dirasakan oleh penerima bantuan meliputi peningkatan kesehatan akibat lingkungan yang lebih bersih, berkurangnya risiko kecelakaan rumah, serta rasa aman yang kembali pada keluarga. Beberapa kepala keluarga menyatakan kebahagiaan mereka, mengaku kini dapat menata kembali ruang tamu untuk kegiatan belajar anak-anak.

Keberhasilan program ini menjadi contoh model kolaborasi yang dapat direplikasi di kota lain di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan perumahan tidak layak huni yang masih signifikan. Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk terus memantau kondisi rumah yang telah direnovasi dan menyiapkan program lanjutan yang lebih luas.