Pemkot Semarang Relokasi Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kanjengan
Pemkot Semarang Relokasi Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kanjengan

Pemkot Semarang Relokasi Pedagang Korban Kebakaran Pasar Kanjengan

Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Antara – Pada tanggal … kebakaran melanda Pasar Kanjengan di Semarang, menelan … pedagang kehilangan tempat usaha. Setelah penyelidikan yang masih berlangsung oleh Polrestabes Semarang dan Polda Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang (Pemkot) segera mengumumkan program relokasi bagi para pedagang terdampak.

Program relokasi mencakup penempatan kembali pedagang ke lokasi alternatif yang telah disiapkan, serta pemberian bantuan sementara untuk menutupi kerugian operasional. Berikut rincian utama program tersebut:

  • Lokasi baru: Kawasan Pasar Bawah dekat Jl. Sultan Agung, dengan fasilitas listrik, air, dan jaringan internet.
  • Jumlah pedagang yang terdaftar: 75 unit, meliputi penjual makanan, bahan pokok, dan kerajinan.
  • Fasilitas pendukung: Stand pasar berstandar, tempat penyimpanan, serta area parkir bagi pembeli.
  • Bantuan finansial: Bantuan tunai sebesar Rp1.5 juta per pedagang untuk menutupi kerugian awal.
  • Jadwal relokasi: Proses dimulai 5 September 2024 dan diperkirakan selesai dalam dua minggu.

Walikota Semarang, Masri Suryadi, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memastikan kelangsungan usaha pedagang kecil. \”Kami tidak akan membiarkan mereka terpuruk setelah bencana ini. Relokasi ini merupakan bagian dari upaya pemulihan yang cepat dan terorganisir,\” ujarnya dalam konferensi pers di Balai Kota.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai penyebab pasti, namun diduga faktor listrik atau kelalaian penyimpanan bahan mudah terbakar.

Selain relokasi, Pemkot Semarang juga berencana memperkuat sistem keamanan pasar, termasuk pemasangan sistem detektor asap, pelatihan kebersihan, dan penegakan regulasi penyimpanan barang berbahaya.

Para pedagang yang telah dipindahkan diharapkan dapat melanjutkan aktivitas dagang secepatnya, sambil menunggu proses perbaikan dan pembangunan kembali Pasar Kanjengan yang dijadwalkan selesai pada akhir 2025.