Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Pemerintah Kota Tanjungpinang sedang merancang serangkaian kebijakan untuk meningkatkan durasi tinggal dan pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) di kota ini. Fokus utama strategi meliputi pengembangan fasilitas akomodasi, peningkatan promosi destinasi, serta penyediaan pengalaman belanja yang menarik.
Beberapa langkah kunci yang diusulkan antara lain:
- Pengembangan hotel, guest house, dan homestay berbintang menengah hingga tinggi melalui insentif fiskal dan kemudahan perizinan.
- Kerjasama dengan agen perjalanan dan platform digital untuk memasarkan paket wisata yang mencakup kunjungan ke pasar tradisional, pusat perbelanjaan, serta tempat kuliner khas Kepri.
- Peningkatan infrastruktur transportasi, termasuk layanan shuttle bandara‑ke‑kota dan rute transportasi umum yang terintegrasi.
- Penyediaan informasi wisata multibahasa melalui pusat informasi dan aplikasi seluler resmi pemerintah kota.
- Program pelatihan bagi pelaku usaha lokal tentang standar layanan internasional dan strategi pemasaran digital.
Selain itu, Pemkot Tanjungpinang berencana menggelar event tahunan yang menonjolkan produk kerajinan lokal, kuliner, dan budaya Riau. Diharapkan, event tersebut dapat menarik wisman untuk berbelanja lebih lama dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah.
Dengan rangkaian inisiatif ini, pemerintah berharap tingkat okupansi hotel meningkat, rata‑rata lama tinggal wisman bertambah, serta pengeluaran per wisatawan naik signifikan pada tahun-tahun mendatang.




