Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Pada tanggal kejadian, Pemerintah Provinsi Aceh menegaskan bahwa semua korban ledakan kapal motor penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 akan mendapatkan layanan kesehatan prioritas.
Ledakan yang terjadi di perairan Selat Malaka menewaskan beberapa orang dan melukai puluhan penumpang serta awak kapal. Penumpang dan awak segera dievakuasi oleh tim SAR dan petugas kesehatan setempat.
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dalam konferensi pers menyatakan komitmen provinsi untuk memberikan perawatan medis tanpa biaya bagi korban, termasuk:
- Pengobatan darurat di rumah sakit rujukan utama.
- Rehabilitasi lanjutan bagi korban yang mengalami luka berat.
- Pemantauan psikologis untuk mengatasi trauma pasca kejadian.
Koordinasi lintas sektor melibatkan Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta rumah sakit negeri dan swasta di Banda Aceh. Setiap korban akan didaftarkan dalam sistem prioritas sehingga memperoleh:
| Jenis Layanan | Waktu Penanganan |
|---|---|
| Penanganan gawat darurat | Segera setelah tiba |
| Operasi bila diperlukan | Dalam 24 jam |
| Perawatan lanjutan | Sesuaikan kebutuhan |
Pemerintah juga menyediakan bantuan transportasi medis bagi korban yang berada di luar kota, serta mengalokasikan dana darurat khusus untuk menutupi biaya obat dan prosedur medis.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan korban dapat pulih secara maksimal dan keluarga mereka tidak terbebani secara finansial.




