Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan bahwa Geopark Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang mencakup wilayah Mentawai dan Silokek, memiliki potensi besar untuk dijadikan destinasi wisata komprehensif yang mengintegrasikan keindahan alam, kekayaan budaya, serta nilai sejarah.
Geopark ini terletak di ujung barat laut Sumatera, meliputi pulau-pulau utama seperti Pulau Mentawai, Sipora, Siberut, serta pulau-pulau kecil di sekitar Silokek. Daerah ini dikenal dengan formasi batuan purba, terumbu karang yang masih asri, serta ekosistem hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi berbagai spesies endemik.
Selain keunggulan alam, kawasan Geopark Mentawai‑Silokek juga menyimpan warisan budaya yang unik. Suku Mentawai terkenal dengan tradisi ukir kayu, rumah adat “rumah bari”, tarian ritual, serta sistem kepercayaan yang telah dipertahankan selama berabad‑abad. Pengalaman budaya ini diharapkan dapat menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman otentik.
Berikut beberapa atraksi utama yang direncanakan untuk dipromosikan:
- Snorkeling dan diving di terumbu karang Silokek yang masih alami.
- Surfing di ombak Pantai Karang Jangkung, Pulau Sipora.
- Trekking ke kawasan hutan lindung Siberut untuk melihat flora dan fauna langka.
- Wisata budaya di desa‑desa tradisional Mentawai, termasuk kunjungan ke rumah adat dan pertunjukan seni.
- Ekowisata edukatif melalui pusat interpretasi geopark yang menampilkan sejarah geologi dan ekologi daerah.
Pemprov Sumbar juga telah menyusun rencana investasi untuk memperkuat infrastruktur dan fasilitas pendukung:
| Tahun | Alokasi Anggaran (Miliar Rp) | Fokus Pengembangan |
|---|---|---|
| 2024 | 120 | Peningkatan akses transportasi laut dan udara |
| 2025 | 85 | Pembangunan akomodasi ramah lingkungan |
| 2026 | 60 | Pelatihan pemandu wisata lokal dan program pemasaran digital |
Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas lokal, dan sektor swasta, diharapkan Geopark Mentawai‑Silokek dapat menjadi contoh wisata berkelanjutan yang meningkatkan perekonomian daerah sekaligus melestarikan nilai alam dan budaya bagi generasi mendatang.




