Pemprov Kaltim Dorong Regenerasi Penenun di Desa Wisata Tenun Samarinda
Pemprov Kaltim Dorong Regenerasi Penenun di Desa Wisata Tenun Samarinda

Pemprov Kaltim Dorong Regenerasi Penenun di Desa Wisata Tenun Samarinda

Frankenstein45.Com – 01 April 2026 | Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan komitmennya untuk melestarikan warisan budaya tenun Sarung Samarinda melalui program regenerasi penenun di Desa Wisata Tenun Samarinda. Program ini diluncurkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim bersama dengan para pengrajin senior yang telah menguasai teknik tradisional selama puluhan tahun.

Tujuan utama inisiatif tersebut adalah menyiapkan generasi muda sebagai penerus keahlian menenun, sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya di daerah tersebut. Beberapa langkah strategis yang diambil antara lain:

  • Penyediaan pelatihan intensif bagi pemuda desa, mencakup teknik pewarnaan alami, pemilihan benang, serta motif tradisional yang memiliki nilai simbolik.
  • Pemberian bantuan modal awal berupa benang, alat tenun, dan bahan baku lokal untuk memudahkan peserta memulai produksi secara mandiri.
  • Pembentukan kelompok koperasi penenun yang memfasilitasi pemasaran produk ke pasar regional dan nasional, termasuk penjualan secara daring.
  • Pengembangan program magang bersama institusi pendidikan seni di Kalimantan Timur untuk memperluas pengetahuan teknis dan manajerial.
  • Penyelenggaraan festival tahunan Tenun Samarinda yang menampilkan karya para penenun baru serta mengundang wisatawan domestik dan mancanegara.

Pengrajin senior menekankan pentingnya menjaga keaslian motif tradisional, seperti motif “Bintang Kuning” dan “Laut Biru”, yang mencerminkan identitas budaya suku Dayak dan Banjar. Mereka juga berperan sebagai mentor, membimbing generasi muda dalam mengatasi tantangan produksi modern, seperti persaingan harga dan perubahan selera konsumen.

Selain itu, pemerintah provinsi menyediakan sarana promosi melalui media sosial resmi dan pameran dagang, sehingga produk tenun Samarinda dapat dikenal lebih luas. Diharapkan, dengan dukungan berkelanjutan, desa wisata tersebut tidak hanya menjadi destinasi wisata budaya, tetapi juga sumber pendapatan yang stabil bagi keluarga penenun.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Pemprov Kaltim berharap regenerasi penenun dapat menghidupkan kembali industri tenun tradisional, melestarikan kearifan lokal, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Wisata Tenun Samarinda.