Pemprov Sulawesi Tengah Kawal Pemulihan Sawah Terdampak Limbah PT IMNI
Pemprov Sulawesi Tengah Kawal Pemulihan Sawah Terdampak Limbah PT IMNI

Pemprov Sulawesi Tengah Kawal Pemulihan Sawah Terdampak Limbah PT IMNI

Frankenstein45.Com – 29 April 2026 | Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmen untuk mengawal proses pemulihan lahan pertanian di Desa Mayayap, yang terdampak limbah cair dari PT Indo-Marine (IMNI). Insiden kebocoran limbah terjadi pada akhir September 2023, mengakibatkan kerusakan signifikan pada sekitar 12 hektar sawah milik petani setempat.

Berikut langkah-langkah yang telah diambil oleh pihak provinsi:

  • Pembentukan tim koordinasi yang melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana, serta perwakilan petani.
  • Pemeriksaan laboratorium terhadap tanah dan air irigasi untuk memastikan tingkat kontaminasi.
  • Penyediaan pupuk dan bibit unggul sebagai bagian dari program rehabilitasi.
  • Penggantian lahan yang tidak dapat dipulihkan dengan lahan alternatif yang telah disiapkan.
  • Pengawasan intensif selama 12 bulan ke depan untuk memantau efektivitas pemulihan.

Data awal yang dikumpulkan menunjukkan dampak sebagai berikut:

Parameter Nilai
Luas lahan terdampak 12 ha
Jumlah petani terdampak 35 keluarga
Kadar logam berat (mg/kg) 30 (di atas ambang batas)

Gubernur Sulawesi Tengah, Sutarmidji, menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani kehilangan mata pencaharian. “Kami akan memastikan setiap petani mendapatkan bantuan yang layak dan lahan mereka kembali produktif,” ujarnya dalam rapat koordinasi pada 27 April 2024.

Perwakilan PT IMNI juga menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dalam proses remediasi, termasuk menanggung biaya pengujian laboratorium dan penyediaan material pemulihan.

Petani setempat menyambut baik upaya pemerintah, meski menekankan pentingnya transparansi dan kecepatan pelaksanaan. “Kami berharap lahan kami dapat kembali subur secepatnya, karena musim tanam berikutnya sudah dekat,” kata salah satu petani, Budi Hartono.

Dengan langkah-langkah terkoordinasi ini, diharapkan sawah di Desa Mayayap dapat pulih secara menyeluruh, sehingga produktivitas pertanian kembali meningkat dan kesejahteraan masyarakat terjaga.