Frankenstein45.Com – 12 Juni 2026 | Di Jakarta, sebuah bus mini berusia puluhan tahun menjadi sorotan publik setelah mengangkut massa demonstran Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dalam aksi protes terbaru. Kendaraan berukuran kecil ini dihiasi spanduk-spanduk yang menyoroti kritik terhadap Undang-Undang Kepolisian serta menyerukan perubahan kebijakan keamanan kampus.
Desain dan Hiasan Bus
Bus berwarna biru tua itu tampak berbeda dari kendaraan umum modern. Pada sisi sampingnya tergantung beberapa spanduk berukuran besar berisi tulisan-tulisan seperti “Tolak UU Polri”, “Kebebasan Berpendapat untuk Mahasiswa”, dan nama-nama tokoh yang dianggap berperan dalam kebijakan kontroversial. Lampu sorot merah dipasang di atap, menambah efek dramatis pada malam hari.
Latar Belakang Demonstrasi
Protes dipicu oleh keputusan kampus yang dianggap membatasi ruang gerak organisasi mahasiswa serta kekhawatiran akan penerapan UU Polri yang baru. BEM UI menggelar aksi di depan kantor rektorat sekaligus mengunjungi beberapa titik strategis di pusat kota untuk menarik perhatian media dan publik.
Reaksi Publik dan Media Sosial
- Video bus mini beredar cepat di platform TikTok, Instagram, dan Twitter, memperoleh jutaan tayangan dalam hitungan jam.
- Netizen menyebut penampilan bus sebagai “simbol kreatifitas mahasiswa” dan “tanda bahwa protes masih hidup”.
- Beberapa komentar mengkritik penggunaan kendaraan tua yang dianggap tidak aman untuk menampung massa.
Tanggapan Pihak Berwenang
Polisi Jakarta mencatat keberadaan bus tersebut dalam laporan kegiatan aksi massa, namun tidak menemukan pelanggaran lalu lintas yang signifikan. Pihak kampus menegaskan bahwa semua bentuk protes harus tetap mematuhi aturan keamanan dan ketertiban umum.
Penampakan bus mini jadul ini menambah warna baru dalam panorama aksi mahasiswa, menunjukkan bahwa kreativitas visual tetap menjadi senjata penting dalam menyampaikan pesan politik.







