Frankenstein45.Com – 13 Juni 2026 | Korlantas Polri mencatat bahwa tingkat pengaduan masyarakat terhadap kinerja Polisi Lalu Lintas (Polantas) hanya sebesar 6,8 persen dalam periode terakhir. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar warga tidak mengalami masalah signifikan atau memilih tidak melaporkan keluhan.
Meski angka tersebut terkesan rendah, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa masih ada ruang untuk meningkatkan kualitas layanan. Menurut pernyataan juru bicara Polri, fokus utama saat ini adalah memperkuat responsivitas, transparansi, dan edukasi kepada publik.
Beberapa langkah strategis yang akan diterapkan antara lain:
- Peningkatan pelatihan bagi anggota Polantas tentang prosedur penanganan pengaduan.
- Penerapan sistem digital terintegrasi untuk mempermudah masyarakat melaporkan keluhan secara real time.
- Pembentukan tim monitoring khusus yang bertugas meninjau dan menindaklanjuti setiap pengaduan.
- Penguatan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana.
Berikut gambaran target dan realisasi pengaduan dalam tabel:
| Periode | Target Pengaduan (%) | Realisasi (%) |
|---|---|---|
| Januari – Maret 2024 | 5,0 | 6,8 |
| April – Juni 2024 | 5,5 | 6,8 |
Polri berkomitmen terus memantau tren pengaduan dan menyesuaikan kebijakan agar layanan Polantas dapat memenuhi harapan masyarakat secara lebih optimal.




