Frankenstein45.Com – 26 Mei 2026 | Penjualan oleh-oleh haji dan umroh mengalami lonjakan signifikan pada tahun 2026, dengan pertumbuhan mencapai 85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Data yang dihimpun dari pasar tradisional Tanah Abang, Jakarta, menunjukkan peningkatan permintaan khususnya untuk kurma, sajadah, dan perlengkapan ibadah lainnya. Pada Senin, 25 Mei 2026, para pedagang melaporkan antrian panjang dan volume penjualan yang melampaui perkiraan.
Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut antara lain:
- Lonjakan jumlah jamaah haji dan umroh yang diprediksi mencapai 1,2 juta orang, naik 12 persen.
- Kampanye promosi digital oleh pemerintah dan komunitas muslim yang menekankan pentingnya membeli oleh-oleh resmi.
- Peningkatan daya beli masyarakat pasca pemulihan ekonomi pasca pandemi.
Berikut ringkasan statistik penjualan pada kuartal pertama 2026 dibandingkan 2025:
| Produk | 2025 (unit) | 2026 (unit) | Pertumbuhan (%) |
|---|---|---|---|
| Kurma | 120.000 | 210.000 | 75 |
| Sajadah | 45.000 | 78.000 | 73 |
| Hijab & Aksesori | 30.000 | 53.000 | 77 |
Para pedagang menilai bahwa tren ini masih dapat berlanjut menjelang musim haji pada bulan Dzulhijjah. Mereka berencana memperluas jaringan distribusi, termasuk penjualan daring, untuk menjangkau jamaah yang berada di luar Jakarta.
Secara keseluruhan, lonjakan penjualan oleh-oleh haji tidak hanya meningkatkan pendapatan para pedagang, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal dan industri pariwisata religi.




