Penyebab Rupiah Melemah Bukan Faktor Internal, Ekonom Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga
Penyebab Rupiah Melemah Bukan Faktor Internal, Ekonom Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Penyebab Rupiah Melemah Bukan Faktor Internal, Ekonom Sebut Daya Beli Masyarakat Terjaga

Frankenstein45.Com – 07 Mei 2026 | Nilai tukar rupiah mengalami penurunan akhir-akhir ini, namun seorang ekonom terkemuka, Surya Vandiantara, menegaskan bahwa kelemahan tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal daripada kondisi ekonomi dalam negeri.

Faktor eksternal yang memengaruhi nilai rupiah

  • Kuatnya dolar Amerika Serikat di pasar global.
  • Fluktuasi harga komoditas utama seperti minyak dan batu bara.
  • Pergerakan modal asing yang dipicu oleh kebijakan moneter internasional.
  • Sentimen risiko pasar global yang meningkat.

Data ekonomi terkini (perkiraan 2024‑2026)

Indikator 2024 2025 2026
Neraca Perdagangan (USD Miliar) 10,2 10,8 11,3
Rasio Utang Publik terhadap PDB (%) 39,5 38,8 38,0
Inflasi Tahunan (%) 2,9 2,7 2,6
Indeks Daya Beli (2020=100) 108 110 112

Dengan data tersebut, Vandiantara menegaskan bahwa daya beli masyarakat tetap terjaga meskipun nilai tukar rupiah melemah. Ia menambahkan bahwa kebijakan fiskal dan moneter pemerintah yang prudent akan terus mendukung stabilitas ekonomi hingga akhir periode 2026.