Frankenstein45.Com – 01 Juni 2026 | Upacara Waisak kali ini digelar selama sebulan penuh di Wihara Ekayana Arama, Bogor, sebagai wujud komitmen umat Buddha Indonesia dalam memperdalam makna pencerahan Buddha Gautama. Kegiatan dimulai pada awal April dan akan berlanjut hingga akhir April, mencakup serangkaian ritual, ceramah, serta kegiatan sosial yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai latar belakang.
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memberikan sambutan pada pembukaan acara. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya menenangkan ego dan menumbuhkan rasa damai di tengah keragaman. “Kita harus meredam ego, menghormati perbedaan, dan bersama‑sama menyebarkan nilai‑nilai perdamaian yang menjadi inti ajaran Buddha,” ujar Nasaruddin.
Beberapa poin utama yang disampaikan Menag antara lain:
- Mengurangi ego sebagai langkah pertama menuju harmoni sosial.
- Menguatkan toleransi antar‑umat beragama melalui dialog dan kerja sama.
- Mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kedamaian lingkungan.
Acara juga diisi dengan pertunjukan budaya, pameran seni, serta program bakti sosial yang menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu di sekitar Wihara. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat menjadi contoh konkret bagi bangsa Indonesia dalam memelihara kerukunan dan kedamaian dunia.
Penutup acara pada akhir bulan akan diakhiri dengan upacara penyalaan lilin perdamaian, simbol harapan agar semangat Waisak dapat terus menyala sepanjang tahun.




