Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Di pekan ini, seluruh lapisan masyarakat kembali mengenang 28 tahun Reformasi 1998 melalui serangkaian kegiatan simbolik yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu tradisi yang terus dipertahankan adalah bunga ke Istana, dimana warga menyerahkan karangan bunga kepada Istana Kepresidenan sebagai penghormatan kepada perjuangan rakyat pada masa itu. Upacara ini diikuti oleh tokoh politik, aktivis, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat.
Di sisi lain, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi menggelar Kamisan—sebuah aksi damai yang memadukan musik, puisi, dan demonstrasi simbolis. Kegiatan ini bertujuan menegaskan kembali nilai-nilai demokrasi, kebebasan, dan keadilan sosial yang menjadi tonggak Reformasi.
- Bunga ke Istana: Penyerahan karangan bunga di Istana Merdeka pada pagi hari, dihadiri oleh Presiden dan pejabat tinggi.
- Kamisan Mahasiswa: Pawai berwarna-warni yang dimulai dari kampus hingga pusat kota, diiringi pertunjukan musik akustik dan pembacaan puisi.
- Diskusi Publik: Seminar daring dan luring yang membahas pelajaran Reformasi serta tantangan demokrasi masa kini.
Berbagai organisasi non‑pemerintah juga menyumbangkan program edukasi, seperti pameran foto sejarah Reformasi dan lokakarya menulis kreatif untuk generasi muda. Semua upaya tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkuat identitas kebangsaan serta mengingat kembali pengorbanan yang telah membawa perubahan signifikan bagi bangsa.







