Frankenstein45.Com – 28 Mei 2026 | Persija Jakarta memasuki fase persiapan intensif menjelang peluncuran Super League 2026/2027 yang dijadwalkan dimulai pada 4 September 2026. Setelah mengakhiri musim 2025/2026 dengan posisi ketiga, manajemen Macan Kemayoran tidak mau berpuas diri. Di balik keputusan berpisah dengan pelatih Mauricio Souza, klub tengah menggerakkan roda transfer, menyiapkan skuad dengan kedalaman lebih, sekaligus merencanakan taktik baru yang diharapkan dapat mengantarkan gelar juara.
Pelatih Baru: Menanti Kepastian dan Visi Baru
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa pencarian pelatih kepala baru sudah masuk tahap akhir. “Kami telah menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat yang memiliki rekam jejak sukses di level domestik maupun Asia,” ujar Prapanca dalam rilis resmi pada 27 Mei 2026. Kandidat yang paling sering disebutkan adalah pelatih asal Eropa yang pernah melatih tim-tim unggulan di Liga Belgia, serta seorang mantan asisten pelatih Persib yang kini mengincar tantangan di ibukota.
Target utama manajemen tetap jelas: memanfaatkan perubahan kepelatihan untuk menyalurkan gaya permainan menyerang yang lebih dinamis, sekaligus memperbaiki kelemahan defensif yang terlihat pada akhir musim lalu. Jika pelatih baru dapat menyesuaikan diri dengan cepat, Persija menargetkan finis di puncak klasemen dan mengamankan tiket ke kompetisi Asia.
Transfer Bintang: Peralta ke Persija, Souza ke Persib
Di bursa transfer Super League 2026/2027, dua nama paling hangat adalah Mariano Peralta dan Maxwell Souza. Peralta, winger asal Argentina yang menjadi andalan Borneo FC Samarinda, telah masuk radar Persija. Penampilannya yang konsisten di musim 2025/2026, termasuk membantu Borneo FC menjadi runner‑up, membuatnya menjadi target utama bagi Macan Kemayoran yang membutuhkan kecepatan dan kreativitas di sisi sayap.
Jika bergabung, Peralta diprediksi akan mengisi ruang kosong pada lini serang setelah kepergian beberapa pemain asing. Namun, kepindahannya berarti Borneo FC akan kehilangan salah satu pemain kunci yang berpotensi bersaing di ajang AFC.
Sementara itu, Maxwell Souza, penyerang asal Brazil yang mencetak gol penting bagi Persija pada musim lalu, kini menjadi incaran Persib Bandung. Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengungkapkan bahwa Souza telah menyatakan ketertarikan untuk bergabung dengan Maung Bandung, terutama karena klub akan berkompetisi di level Asia dan membutuhkan kedalaman pada lini depan.
Jika transfer ini terwujud, persaingan antar rival klasik tidak hanya akan berlanjut di lapangan, tetapi juga di lemparan transfer, menambah bumbu drama menjelang kickoff.
Jadwal Kompetisi: Tantangan Padat di Dua Ajang
Berbeda dengan musim sebelumnya, Persija akan menghadapi jadwal yang lebih padat karena partisipasi di kompetisi domestik sekaligus potensi kualifikasi ke turnamen Asia. Berikut adalah rangkaian pertandingan utama yang telah dirilis oleh PSSI:
- 4 September 2026 – Persija vs. PSM Makassar (Pembukaan Liga)
- 11 September 2026 – Persija vs. Persib Bandung (Derby Ibukota)
- 18 September 2026 – Persija vs. Borneo FC Samarinda (Uji coba taktik baru)
- 25 September 2026 – Persija vs. Arema FC (Laga penentuan poin tiga)
- 2 Oktober 2026 – Persija vs. PSIS Semarang (Peluang perpanjangan poin)
Selain laga domestik, Persija berpotensi memasuki babak kualifikasi AFC Champions League pada akhir November 2026, tergantung pada peringkat akhir Liga. Jadwal tersebut menuntut rotasi pemain yang cermat, mengingat persaingan intens di kedua ajang.
Strategi Skuad: Kedalaman dan Rotasi
Manajemen Persija menyiapkan daftar pemain utama yang terdiri dari 25 pemain, dengan tambahan tiga pemain muda yang diharapkan dapat diberi kesempatan pada kompetisi domestik. Berikut adalah struktur umum skuad:
| Posisi | Pemain Utama | Pemain Cadangan |
|---|---|---|
| Penjaga Gawang | Willy Dozan | Rizky Dwi |
| Bek | Ricky Fajrin, Riko Simanjuntak | Alif Hamdan, Yudi Setiawan |
| Gelandang | Ilhan Fandi, Andritany Ardhiyasa | Rizky Pratama, Dimas Drajat |
| Penyerang | Mariano Peralta (target), Riko Simanjuntak | Maxwell Souza (potensi keluar), Dodi Kusnandar |
Rotasi pemain akan menjadi kunci utama, mengingat jadwal yang berdekatan dan kebutuhan untuk menjaga kebugaran. Pelatih baru diperkirakan akan menerapkan pola permainan berbasis pressing tinggi, memanfaatkan kecepatan sayap Peralta serta kemampuan penyerang tengah yang agresif.
Secara keseluruhan, Persija Jakarta berada di persimpangan penting. Dengan perubahan kepelatihan, pergerakan pemain di bursa transfer, serta jadwal kompetisi yang menantang, harapan fans tinggi agar Macan Kemayoran dapat menutup musim dengan trofi di lengan. Jika semua elemen berjalan selaras, Persija tidak hanya akan menegaskan dominasinya di Super League, tetapi juga menambah reputasi Indonesia di kancah Asia.




