Frankenstein45.Com – 29 Juni 2026 | Pertamina Patra Niaga (PPN) menegaskan bahwa antrean kendaraan di pompa bensin bukan disebabkan oleh kekurangan stok bahan bakar minyak (BBM). Sebaliknya, perusahaan telah berhasil menyalurkan produk gasoline dan gasoil dengan volume yang melampaui rata-rata kebutuhan nasional.
Upaya penguatan distribusi ini meliputi peningkatan kapasitas logistik, optimalisasi jaringan transportasi, serta pemanfaatan teknologi pemantauan stok secara real‑time. Dengan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh provinsi, PPN memastikan suplai BBM dapat menjangkau daerah‑daerah terpencil sekaligus mengurangi tekanan pada titik‑titik penjualan utama.
Berikut beberapa langkah strategis yang diimplementasikan PPN:
- Penambahan armada truk tangki berkapasitas tinggi untuk mempercepat pengiriman.
- Penggunaan sistem manajemen inventori digital yang memperbarui data stok secara otomatis.
- Kolaborasi dengan pelabuhan dan bandara untuk memperlancar alur masuk BBM dari luar negeri.
- Peningkatan fasilitas penyimpanan di depot‑depot regional.
Data internal PPN menunjukkan bahwa selama tiga bulan terakhir, volume BBM yang didistribusikan mencapai 12,5 juta liter per minggu, melebihi perkiraan kebutuhan sebesar 11,2 juta liter. Angka ini mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi rute distribusi serta respons cepat terhadap fluktuasi permintaan.
Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan antrean di SPBU dapat berkurang secara signifikan, sekaligus menjaga stabilitas harga BBM di pasar domestik. Pemerintah dan otoritas terkait juga terus memantau situasi untuk memastikan kelancaran pasokan energi nasional.




