Perwakilan Universitas Muhammadiyah Palembang Dukung Presiden atas Fokus Sejahterakan Wong Cilik
Perwakilan Universitas Muhammadiyah Palembang Dukung Presiden atas Fokus Sejahterakan Wong Cilik

Perwakilan Universitas Muhammadiyah Palembang Dukung Presiden atas Fokus Sejahterakan Wong Cilik

Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Beberapa tokoh akademik dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) menyatakan dukungan mereka terhadap kebijakan Presiden yang menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat luas, terutama kelompok yang sering disebut “wong cilik“. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan internal kampus pada Senin, 24 Juni 2026, yang dihadiri oleh dekan-dekan, dosen, dan perwakilan mahasiswa.

Beberapa poin utama yang menjadi alasan dukungan UMP antara lain:

  • Pertumbuhan inklusif: Program-program seperti Kartu Prakerja dan bantuan langsung tunai yang menargetkan rumah tangga berpendapatan rendah.
  • Perluasan layanan kesehatan: Penambahan fasilitas puskesmas dan peningkatan cakupan BPJS Kesehatan di daerah pedesaan.
  • Pendidikan berkeadilan: Beasiswa dan beasiswa penuh bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, termasuk di UMP sendiri.
  • Infrastruktur rural: Pembangunan jalan dan jaringan listrik yang mendukung mobilitas ekonomi warga desa.

Rektor UMP, Prof. Dr. H. Ahmad Syarif, menambahkan bahwa dukungan tersebut tidak bersifat partisan, melainkan berlandaskan pada penilaian objektif terhadap dampak kebijakan. “Kami menilai kebijakan Presiden saat ini memiliki orientasi yang jelas untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kecil, sehingga kami secara institusional memberikan dukungan moral dan akademik,” jelasnya.

Selain itu, perwakilan mahasiswa menyoroti pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan pemerintah dalam melakukan riset kebijakan. Mereka berharap agar hasil-hasil kajian akademik dapat dijadikan masukan konkret bagi perumusan program-program selanjutnya.

Dengan dukungan ini, UMP berharap dapat berkontribusi lebih aktif dalam forum-forum kebijakan nasional, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.