Frankenstein45.Com – 20 April 2026 | Petugas gabungan dari Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, serta Badan Pengelolaan Sampah Kota Jakarta Barat melaksanakan pengerukan lumpur pada saluran penghubung (PhB) Jembatan Lima, yang terletak di kawasan Cengkareng‑Kebon Jeruk. Kegiatan pembersihan dimulai pada pukul 06.00 WIB dan diperkirakan selesai dalam waktu tiga jam.
Saluran penghubung tersebut berfungsi sebagai jalur aliran air hujan yang menghubungkan jaringan drainase utama dengan area sekitar Jembatan Lima. Akumulasi sedimen dan lumpur yang menumpuk selama musim hujan belakangan ini meningkatkan risiko banjir lokal, terutama pada saat intensitas hujan tinggi.
- Tim pengerjaan terdiri atas 12 orang teknisi dan 5 operator alat berat.
- Alat yang digunakan meliputi excavator, pompa submersible, serta truk pengangkut lumpur.
- Volume lumpur yang berhasil diangkat mencapai sekitar 250 meter kubik.
Setelah proses pengurasan selesai, petugas melakukan pembersihan akhir dengan semprotan air bertekanan untuk memastikan tidak ada sisa material yang dapat menyumbat aliran. Selanjutnya, permukaan saluran dilapisi dengan lapisan geotekstil untuk memperpanjang umur kebersihan dan meminimalisir penumpukan kembali sedimen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Barat, Budi Santoso, menyatakan bahwa pembersihan rutin seperti ini merupakan bagian dari upaya preventif pemerintah daerah dalam mengurangi dampak banjir. “Kami akan terus memantau kondisi saluran penghubung secara berkala dan melakukan pembersihan bila diperlukan,” ujarnya.
Warga sekitar melaporkan bahwa sejak pengerjaan selesai, aliran air di sekitar Jembatan Lima terasa lebih lancar dan tidak lagi terjadi genangan pada ruas jalan yang biasanya rawan banjir.




