Frankenstein45.Com – 02 Mei 2026 | Masjidil Haram kini menerapkan sistem baru berupa kartu kendali khusus untuk kursi roda, guna melindungi jemaah haji lanjut usia yang selama ini rawan ditelantarkan oleh pendorong tidak resmi.
Praktik pendorong kursi roda ilegal yang sering mengabaikan tanggung jawabnya telah menimbulkan keluhan dari keluarga jemaah. Beberapa kasus bahkan mencatat lansia terpaksa menunggu lama tanpa bantuan yang memadai.
Untuk mengatasi hal tersebut, otoritas setempat mengeluarkan kartu kendali yang harus dimiliki setiap pendorong resmi. Kartu ini berisi data identitas, nomor registrasi, dan hak akses ke area khusus di dalam Masjidil Haram.
- Setiap pendorong wajib memperlihatkan kartu sebelum memasuki area ibadah.
- Kartu dapat dicek secara elektronik oleh petugas keamanan.
- Pendorong yang tidak memiliki kartu akan dilarang mengoperasikan kursi roda di wilayah suci.
Petugas keamanan juga meningkatkan patroli dan menambah titik pelayanan khusus bagi jemaah lansia, termasuk penyediaan kursi roda yang terawat serta bantuan medis bila diperlukan.
Langkah ini diharapkan dapat menurunkan tingkat keluhan, meningkatkan rasa aman bagi jemaah haji lansia, dan menegakkan standar pelayanan yang lebih profesional di Masjidil Haram.




