Frankenstein45.Com – 28 Juni 2026 | Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengumumkan rencananya untuk memanggil anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Utara, Norbetus Tubani, terkait dugaan tindakan intimidasi terhadap Dokter Icha yang berujung pada meninggalnya sang dokter.
Kasus ini mulai mencuat setelah dokter yang berpraktik di wilayah tersebut dilaporkan mengalami tekanan psikologis yang intens dari pihak yang diduga memiliki kepentingan politik. Tekanan tersebut, menurut saksi, berkontribusi pada kondisi kesehatan dokter yang kemudian memburuk dan mengakibatkan kematian.
PKB menilai bahwa tindakan intimidasi tidak dapat ditoleransi, apalagi bila berpotensi menimbulkan konsekuensi fatal. Pihak partai menegaskan bahwa panggilan kepada Norbetus Tubani bertujuan untuk memperoleh klarifikasi penuh mengenai peran dan keterlibatan anggota DPRD tersebut dalam peristiwa ini.
Dalam pernyataannya, Ketua Umum PKB menekankan pentingnya proses hukum yang transparan dan akuntabel. “Kami menuntut agar semua pihak yang terlibat dipertanggungjawabkan, serta memastikan tidak ada lagi praktik intimidasi yang mengancam keselamatan publik,” ujarnya.
Selain menyiapkan panggilan resmi, PKB juga menginstruksikan tim hukum internal untuk menelusuri jalur hukum yang dapat diambil, termasuk kemungkinan pengajuan laporan polisi dan permohonan pemeriksaan independen.
Kasus ini menambah deretan sengketa politik di Timor Tengah Utara, di mana persaingan antar partai kerap memicu ketegangan di tingkat daerah. Observers menilai bahwa penyelidikan yang independen dan adil sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.




