Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | PT PLN (Persero) mengonfirmasi bahwa pada Jumat, 22 Mei 2024, terjadi pemadaman listrik massal di wilayah Sumatera. Peristiwa ini disebut sebagai “blackout” dan dipicu oleh kondisi cuaca buruk, termasuk hujan lebat serta angin kencang yang merusak jaringan transmisi.
Daerah yang paling terdampak meliputi provinsi Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Riau. Ribuan rumah tangga, fasilitas kesehatan, serta sejumlah industri kecil dan menengah mengalami gangguan listrik selama beberapa jam.
Dampak langsung meliputi:
- Kehilangan pasokan listrik di lebih dari 150.000 pelanggan.
- Gangguan layanan rumah sakit dan puskesmas yang mengandalkan peralatan listrik kritis.
- Penurunan produksi pada pabrik-pabrik yang tidak memiliki sumber cadangan.
Untuk menangani situasi tersebut, PLN mengerahkan tim pemulihan ke seluruh wilayah terdampak dengan prioritas pada fasilitas kesehatan, pusat data, dan instalasi industri penting. Tim tersebut melakukan inspeksi menara listrik, mengganti komponen yang rusak, serta memulihkan aliran listrik secara bertahap. PLN memperkirakan sebagian besar area akan kembali menyala dalam 6‑8 jam, sementara area terpencil mungkin memerlukan waktu lebih lama.
Langkah preventif yang direncanakan meliputi:
- Peningkatan ketahanan menara listrik melalui penggunaan material anti‑korosi.
- Pengembangan sistem deteksi dini cuaca berbasis satelit.
- Penanaman pohon di sekitar jalur transmisi untuk mengurangi risiko tumbangnya pohon.
- Peningkatan kapasitas penyimpanan energi pada gardu induk.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, melaporkan pemadaman melalui layanan darurat, dan meminimalisir penggunaan listrik secara berlebihan sampai pasokan kembali normal.




