Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah mengungkapkan bahwa produk olahan perikanan buatan Indonesia memiliki peluang signifikan untuk menembus pasar Arab Saudi. Berdasarkan analisis terbaru, nilai transaksi potensial dapat mencapai satu juta dolar Amerika Serikat dalam jangka waktu mendatang.
Berbagai jenis produk perikanan yang menjadi fokus ekspor antara lain ikan beku, ikan kaleng, udang olahan, serta produk hasil laut siap saji. Permintaan konsumen di Arab Saudi diperkirakan terus meningkat seiring dengan tren gaya hidup sehat dan meningkatnya kesadaran akan gizi seimbang.
Berikut adalah beberapa faktor kunci yang mendukung tercapainya target nilai transaksi tersebut:
- Preferensi pasar: Konsumen Saudi cenderung menyukai produk olahan yang praktis, higienis, dan memiliki standar kualitas internasional.
- Dukungan pemerintah: Kerjasama antara Kementerian Perdagangan Indonesia dan otoritas Saudi memperlancar proses regulasi dan sertifikasi produk.
- Keunggulan kompetitif: Produk perikanan Indonesia dikenal memiliki cita rasa khas serta kandungan nutrisi tinggi, menjadikannya pilihan utama di pasar Timur Tengah.
Berikut perkiraan nilai potensi masing‑masing segmen produk perikanan dalam ribuan dolar:
| Segmen Produk | Potensi Nilai (USD) |
|---|---|
| Ikan Beku | 400 |
| Ikan Kaleng | 250 |
| Udang Olahan | 200 |
| Produk Siap Saji | 150 |
Dengan strategi pemasaran yang terarah, peningkatan standar mutu, serta sinergi antara pelaku industri dan lembaga pemerintah, Indonesia optimis dapat mewujudkan target satu juta dolar tersebut. Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan devisa negara, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi petani dan pengusaha perikanan di tanah air.




