Frankenstein45.Com – 10 Mei 2026 | Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada acara konferensi pers di Istana Negara, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan bahwa meskipun banyak negara di dunia menunjukkan tanda‑tanda kepanikan akibat krisis pangan dan energi, Indonesia tetap tenang karena telah mencapai swasembada pangan.
- Beras: 94% swasembada
- Jagung: 88% swasembada
- Kedelai: 70% swasembada
- Ubi kayu: 95% swasembada
Selain itu, pemerintah menargetkan tercapainya swasembada energi dalam lima tahun ke depan dengan mengembangkan energi terbarukan, memperluas eksplorasi minyak dan gas domestik, serta mempersiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Prabowo menambahkan, “Kita tidak perlu panik seperti negara‑negara lain yang masih bergantung pada impor. Kebijakan yang berkelanjutan untuk mendukung petani, modernisasi teknologi pertanian, dan diversifikasi sumber energi sudah membuahkan hasil.” Ia juga menyoroti program subsidi pupuk, peningkatan infrastruktur irigasi, dan dukungan kredit mikro bagi petani kecil sebagai faktor utama peningkatan produktivitas.
Pernyataan tersebut dipandang sebagai upaya memperkuat kepercayaan publik serta menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam rantai pasokan pangan global. Dengan stabilitas produksi dalam negeri, Indonesia dapat memperluas ekspor beras dan komoditas pertanian lainnya, sekaligus mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi harga internasional.




