Frankenstein45.Com – 15 April 2026 | Pada kunjungan resmi ke Paris, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Diskusi utama difokuskan pada peningkatan kerja sama di bidang pertahanan serta pengembangan sektor ekonomi kreatif antara kedua negara.
Prabowo menekankan pentingnya memperkuat koordinasi militer, termasuk pertukaran intelijen, latihan bersama, serta modernisasi alutsista. Ia juga mengusulkan pembentukan mekanisme dialog strategis yang berkelanjutan untuk mengantisipasi tantangan keamanan regional, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.
Di sisi lain, Macron menanggapi dengan positif niat Indonesia untuk memperluas kolaborasi pertahanan. Ia menyoroti pengalaman Prancis dalam bidang teknologi militer dan kesiapan untuk berbagi pengetahuan serta dukungan dalam program pengembangan industri pertahanan nasional.
Selain pertahanan, kedua pemimpin sepakat untuk memajukan ekonomi kreatif sebagai pilar pertumbuhan ekonomi masa depan. Beberapa bidang yang dibicarakan meliputi:
- Industri film dan televisi, dengan potensi co‑production antara studio Indonesia dan Prancis.
- Desain fashion dan tekstil, memanfaatkan keahlian desain Prancis serta keunikan batik Indonesia.
- Pengembangan konten digital, termasuk game, animasi, dan platform media sosial.
- Pariwisata budaya, yang dapat memperkuat pertukaran wisatawan kreatif antara kedua negara.
Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia akan memfasilitasi kunjungan delegasi kreatif serta memperkuat jaringan investasi di sektor tersebut. Macron menambahkan bahwa Prancis siap membuka akses pasar dan mendukung program pelatihan bagi para pelaku industri kreatif Indonesia.
Pertemuan ini diharapkan menjadi landasan bagi perjanjian resmi yang mencakup paket kerja sama pertahanan dan ekonomi kreatif, serta memperkuat hubungan strategis jangka panjang antara Indonesia dan Prancis.




