Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) melaporkan bahwa prajurit Kementerian Pertahanan (Praka) Rico Pramudia, WNI berusia 31 tahun, tewas saat menjalankan tugas di wilayah selatan Lebanon pada tanggal 24 April 2024. Menurut keterangan resmi, Praka Rico tewas akibat tembakan yang terjadi dalam rangkaian serangan yang dilancarkan oleh militer Israel di kawasan tersebut.
Insiden ini menambah ketegangan yang sudah lama berlangsung antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata di Lebanon. Pihak UNIFIL menyatakan bahwa area pertempuran berada di zona penyangga yang dikelola oleh pasukan penjaga perdamaian, namun serangan tersebut melanggar batas zona aman.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu) menyampaikan kecaman tegas atas serangan Israel yang dinilai melanggar hukum humaniter internasional. Dalam pernyataan resmi, Menteri Luar Negeri menyatakan, “Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang mengakibatkan korban sipil dan personel perdamaian, termasuk prajurit kami yang gugur. Kami menuntut agar Dewan Keamanan PBB melakukan penyelidikan menyeluruh dan menindaklanjuti temuan tersebut secara adil.”
Pemerintah Indonesia juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung proses perdamaian di wilayah Timur Tengah dan menuntut pertanggungjawaban atas pelanggaran hak asasi manusia.
- Nama korban: Rico Pramudia
- Usia: 31 tahun
- Penugasan: UNIFIL, wilayah selatan Lebanon
- Penyebab kematian: Tembakan dalam serangan militer Israel
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat Indonesia, terutama kalangan keluarga militer dan veteran. Upacara penghormatan akan dilaksanakan di kediaman korban serta di markas besar TNI di Jakarta.




