Frankenstein45.Com – 01 Mei 2026 | Pada 1 Mei 2024, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri upacara Hari Buruh di Monumen Nasional (Monas) yang juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.
Di tengah suasana yang hangat, Prabowo melemparkan candaan singkat, “Bowo sama, partainya beda”, mengacu pada kemiripan nama panggilan mereka namun menekankan perbedaan afiliasi politik.
Prabowo memimpin Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), sedangkan Pramono bernaung di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI‑P). Candaan tersebut memperlihatkan sikap toleransi antar‑partai dalam rangka memperkuat persatuan nasional pada hari yang menyoroti hak‑hak pekerja.
Hari Buruh diperingati sebagai momentum memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja, dan kehadiran tokoh‑tokoh politik utama menegaskan komitmen pemerintah terhadap aspirasi serikat pekerja.
Reaksi publik di media sosial beragam. Sebagian menganggap candaan itu berhasil meredam ketegangan politik, sementara yang lain menilai terlalu ringan mengingat pentingnya isu ketenagakerjaan. Secara umum, respons yang muncul berupa tawa dan apresiasi atas suasana akrab.
Kedepannya, diharapkan kerja sama lintas partai dalam bidang kebijakan ketenagakerjaan dapat terus terjalin, mengingat tantangan ekonomi serta kebutuhan perlindungan hak pekerja.
- Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara May Day di Monas.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo hadir sebagai tamu istimewa.
- Candaan “Bowo sama, partainya beda” menekankan perbedaan politik meski ada kemiripan nama.
- Acara menegaskan pentingnya solidaritas pekerja di tengah dinamika politik.




