Frankenstein45.Com – 01 Mei 2026 | Bank Negara Indonesia (BNI) resmi meluncurkan layanan QRIS Wondr yang dapat digunakan di China, menandai langkah strategis untuk memperluas ekosistem pembayaran digital ke pasar internasional. Dengan integrasi ini, pemilik usaha dan wisatawan Indonesia dapat melakukan pembayaran secara instan melalui kode QR tanpa harus berganti mata uang atau aplikasi pembayaran.
Layanan QRIS Wondr mengandalkan jaringan QRIS nasional yang kini terhubung dengan sistem pembayaran di China. Proses transaksi berlangsung dalam hitungan detik, dengan nilai tukar otomatis yang didasarkan pada kurs harian yang transparan. Semua data transaksi dienkripsi menggunakan standar keamanan tingkat bank, menjamin perlindungan data pribadi pengguna.
Berikut manfaat utama QRIS Wondr bagi pelaku usaha dan konsumen:
- Kemudahan pembayaran lintas batas: Tidak lagi diperlukan konversi mata uang secara manual atau penggunaan aplikasi asing.
- Biaya transaksi kompetitif: Tarif layanan lebih rendah dibandingkan layanan konvensional seperti transfer SWIFT.
- Pengalaman belanja yang mulus: Pelanggan cukup memindai QR code yang sama, baik di toko fisik maupun platform e‑commerce.
- Keamanan terjamin: Sistem enkripsi end‑to‑end dan pemantauan fraud 24 jam.
Untuk memanfaatkan QRIS Wondr, pedagang hanya perlu mendaftar melalui portal BNI, mengaktifkan QR code yang sudah disesuaikan, dan memastikan perangkat POS atau smartphone mendukung pemindaian QR. Berikut langkah singkat aktivasi:
- Login ke aplikasi BNI Business Online.
- Pilih menu “QRIS Wondr” dan ikuti wizard pendaftaran.
- Unduh QR code khusus yang sudah terhubung ke jaringan QRIS internasional.
- Pasang QR code di tempat transaksi atau tampilkan pada layar perangkat POS.
Data perbandingan tarif transaksi QRIS Wondr dengan layanan tradisional:
| Layanan | Tarif (%) | Waktu Settling |
|---|---|---|
| QRIS Wondr (BNI) | 0,30 % | Instan |
| Transfer SWIFT | 0,80 % | 1‑3 hari kerja |
| Kartu Kredit Internasional | 1,5 % | 1‑2 hari kerja |
Peluncuran ini diharapkan dapat meningkatkan volume transaksi digital antara Indonesia dan China, khususnya dalam sektor pariwisata, perdagangan barang elektronik, dan layanan e‑commerce. Menurut analisis BNI, potensi pasar lintas negara dapat tumbuh hingga 15 % dalam dua tahun pertama.
Ke depan, BNI berencana memperluas jaringan QRIS Wondr ke negara‑negara lain di Asia, sehingga menciptakan satu platform pembayaran digital terintegrasi yang mendukung mobilitas ekonomi regional.







