Presiden Prabowo hingga SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Menuju Kampung Halaman
Presiden Prabowo hingga SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Menuju Kampung Halaman

Presiden Prabowo hingga SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Menuju Kampung Halaman

Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | Rabu, 24 April 2024, Presiden Joko Widodo (Prabowo) dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin upacara pelepasan jenazah tiga prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur saat melaksanakan misi perdamaian di Lebanon Selatan. Upacara berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan dihadiri oleh keluarga korban, pejabat tinggi militer, serta perwakilan pemerintah.

Ketiga prajurit tersebut, yaitu Sersan Abdul Rahman (30 tahun) asal Desa Sumberwaru, Kabupaten Malang; Sersan Andi Prasetyo (28 tahun) asal Desa Tambakrejo, Kabupaten Jombang; dan Sersan Budi Santoso (32 tahun) asal Desa Karanganyar, Kabupaten Banyumas, meninggal dalam serangan roket yang menimpa pos penjagaan TNI pada tanggal 15 Maret 2024. Penyebab kematian masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Pembacaan nama korban diiringi musik militer, diikuti dengan penghormatan terakhir oleh Presiden Prabowo dan SBY yang menurunkan bendera setengah tiang. Setelah itu, jenazah diletakkan pada kereta api khusus yang akan mengantarkan mereka ke stasiun terdekat kampung halaman masing-masing.

  • Abdul Rahman – Stasiun Malang Kota
  • Andi Prasetyo – Stasiun Jombang
  • Budi Santoso – Stasiun Purwokerto

Pemerintah menegaskan komitmen penuh dalam memberikan dukungan kepada keluarga korban, termasuk bantuan biaya pemakaman, tunjangan pendidikan bagi anak-anak yang masih sekolah, serta pendampingan psikologis. Menurut Kepala Staf TNI, Letnan Jenderal (Purn) M. Hidayat, upaya peningkatan keamanan bagi personel yang ditempatkan di zona konflik akan terus diprioritaskan.

Upacara penurunan jenazah ini juga menjadi simbol solidaritas nasional terhadap prajurit yang mengabdi di luar negeri. Presiden Prabowo menyampaikan, “Pengorbanan mereka adalah pengorbanan bagi seluruh bangsa, dan kami berjanji akan terus memperjuangkan keselamatan serta kesejahteraan para pahlawan kami.” Sementara SBY menambahkan, “Kita harus tetap menjaga persatuan dan memberikan rasa hormat yang setinggi-tingginya bagi mereka yang telah berbakti dengan jiwa dan raga.”

Setelah prosesi berakhir, jenazah-jenazah tersebut akan dimakamkan di tanah kelahiran masing-masing, dihadiri oleh warga setempat dan pejabat daerah setempat sebagai bentuk penghormatan terakhir.